URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mendorong para seniman dan budayawan untuk memanfaatkan aset milik Pemkot sebagai ruang pameran atau berkesenian. Hal ini disampaikan Yasip saat mengunjungi pameran lukisan abstrak di Cafe Orlen Heritage, Jalan Raden Patah No 15, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, pada Senin (22/7/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pj Wali Kota Salatiga Dukung Seniman untuk Pameran Karya Seni dengan Memanfaatkan Aset Pemkot

Pj Wali Kota Salatiga Dukung Seniman untuk Pameran Karya Seni dengan Memanfaatkan Aset Pemkot

Pj Wali Kota Salatiga Dukung Seniman untuk Pameran Karya Seni dengan Memanfaatkan Aset Pemkot

Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mendorong para seniman dan budayawan untuk memanfaatkan aset milik Pemkot sebagai ruang pameran atau berkesenian. Hal ini disampaikan Yasip saat mengunjungi pameran lukisan abstrak di Cafe Orlen Heritage, Jalan Raden Patah No 15, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, pada Senin (22/7/2024).
Foto dok IST
Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Yasip Khasani saat melihat salah satu lukisan di Cafe Orlen Heritage
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Yasip Khasani mendorong para seniman maupun budayawan untuk memanfaatkan aset milik pemerintah kota (Pemkot) sebagai ruang pameran atau berkesenian.

Hal itu, disampaikan Yasip manakala melihat pameran lukisan abstrak di Cafe Orlen Heritage di Jalan Raden Patah No 15, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (22/7/2024).

Yasip mengatakan, Pemkot Salatiga memiliki sejumlah tempat yang dinilai layak untuk dijadikan tempat pameran seperti Pendopo Plumpungan, Alun-Alun Pancasila, dan Gedung Pertemuan Daerah (GPD).

“Kami terbuka sekali, depan kantor Wali Kota Salatiga juga boleh. Jadi, silahkan teman-teman seniman dipakai. Semoga menjadi motivasi, karena seniman harus berani tampil. Dinas terkait nanti saya pastikan siap mendukung,” terangnya.

Yasip menjelaskan, Kota Salatiga dengan indeks pembangunan manusia (IPM) tertinggi di Jawa Tengah diyakini masyarakatnya bukan saja kreatif tetapi juga terpelajar. Sehingga, perlu merumuskan hal-hal yang berbeda dengan lainnya.

Pihaknya, mengapresiasi pameran kolaborasi seniman lokal Salatiga Sigit Kustiawan dan pelukis asal Kanada Robert Martin yang beraliran lukisan abstrak.

“Saya berpesan Yayasan Hampara Loka jangan cuma sekali, tapi bisa jadi event bersama Pemkot Salatiga. Kalau Salatiga ingin berbeda konsekuensinya dikenal apa ditinggal hanya itu dan seni budaya ini keunggulan Salatiga,” katanya.

Yasip memaparkan, menyongsong hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan ke 79 Republik Indonesia bakal melibatkan para seniman membuat mural secara tematik.

Sejauh ini yang ada kata dia, mural cenderung arahnya vandalisme.

Sehingga karya seni bukan ekspresi kegemberiaan yang indah melainkan suatu emosi.

Oleh karena, dirasa perlu konsep berbeda yang lebih menonjolkan simbol-simbol kebahagiaan.

“Saya sudah rencanakan itu, mungkin nanti teman-teman pelukis bisa melukis bersama. Kemudian, karya dipamerkan pada 17 Agustus di Alun-alun Pancasila. Kita bawa ciri, seni dan budaya yang membahagiakan,” ujarnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara