KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Program Pemerintah, Yasip Imbau Pelaku Usaha Urus Sertifikasi Halal

Program Pemerintah, Yasip Imbau Pelaku Usaha Urus Sertifikasi Halal

Program Pemerintah, Yasip Imbau Pelaku Usaha Urus Sertifikasi Halal

Pj Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengimbau kepada pelaku usaha untuk segera mengurus sertifikasi halal sebagai salah satu program pemerintah. Imbauan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pendampingan Sertifikasi Halal 3000 Desa Wisata, di Kampung Singkong, Ledok, pada Sabtu (4/5/2024).
Foto dok IST
Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani hadiri Pendampingan Sertifikasi Halal 3000 Desa Wisata, di Kampung Singkong, Ledok, 

RASIKAFM.COM | SALATIGA KBRN – Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani mengimbau kepada pelaku usaha segera mengurus sertifikasi halal sebagai salah satu progam pemerintah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pendampingan Sertifikasi Halal 3000 Desa Wisata, di Kampung Singkong, Ledok, Sabtu (4/5/2024).

Ia menjelaskan, program ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha untuk mendaftarkan produknya. Sertifikasi halal ini menjadi salah satu tolok ukur kualitas produk yang diproduksi oleh pelaku usaha.

“Ayo ajak teman atau tetangga untuk sertifikasi halal. Juga, kepada lurah untuk mempersiapkan dan melayani masyarakat terkait dokumen untuk mengurus sertifikasi halal,” tutur Yasip.

Dijelaskan, pelaksanaan program tahap pertama akan berlangsung hingga 17 Oktober 2024. Program tahap pertama ini juga disebut program Wajib Halal Oktober 2024 (WHO 2024).

Menurutnya, kehalalan suatu produk dilihat dari berbagai hal. Selain halal terkait dengan aturan agama, ada pula halal terkait kondisi barang atau makanan itu sendiri.

“Ada dua cara untuk menghalalkan produk, pertama dengan penilaian auditor. Yang kedua dengan self declare atau halal didasarkan pada pernyataan pelaku usaha,” ungkapnya.

Sebagian pelaku saat menghadiri Pendampingan Sertifikasi Halal 3000 Desa Wisata, di Kampung Singkong, Ledok, Sabtu (4/5/2024).

sebagai salah satu progam pemerintah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pendampingan Sertifikasi Halal 3000 Desa Wisata, di Kampung Singkong, Ledok, Sabtu (4/5/2024).

Ia menjelaskan, program ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha untuk mendaftarkan produknya. Sertifikasi halal ini menjadi salah satu tolok ukur kualitas produk yang diproduksi oleh pelaku usaha.

“Ayo ajak teman atau tetangga untuk sertifikasi halal. Juga, kepada lurah untuk mempersiapkan dan melayani masyarakat terkait dokumen untuk mengurus sertifikasi halal,” tutur Yasip.

Dijelaskan, pelaksanaan program tahap pertama akan berlangsung hingga 17 Oktober 2024. Program tahap pertama ini juga disebut program Wajib Halal Oktober 2024 (WHO 2024).

Menurutnya, kehalalan suatu produk dilihat dari berbagai hal. Selain halal terkait dengan aturan agama, ada pula halal terkait kondisi barang atau makanan itu sendiri.

“Ada dua cara untuk menghalalkan produk, pertama dengan penilaian auditor. Yang kedua dengan self declare atau halal didasarkan pada pernyataan pelaku usaha,” ungkapnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]