KAWAN PEMANDU JALAN

SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran Siap Tampil Gemilang di Ajang MAPSI

SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran, Kabupaten Semarang, akan mengikuti Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kecamatan Ungaran Timur pada Sabtu, 31 Agustus 2025. Kepala sekolah, Siti Khikmah, menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan secara intensif dengan mendatangkan pelatih khusus dan melibatkan guru-guru terbaik untuk membimbing siswa pada berbagai cabang lomba seperti tilawah, khitobah, pidato, dan rebana.

SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran, Kabupaten Semarang, akan mengikuti Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kecamatan Ungaran Timur pada Sabtu, 31 Agustus 2025. Kepala sekolah, Siti Khikmah, menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan secara intensif dengan mendatangkan pelatih khusus dan melibatkan guru-guru terbaik untuk membimbing siswa pada berbagai cabang lomba seperti tilawah, khitobah, pidato, dan rebana.

BKUD Jelaskan Kenaikan PBB di Ambarawa, Ada Perubahan NJOP

Seorang warga Baran Kauman, Ambarawa, Kabupaten Semarang bernama Tukimah (69) kaget ketika menerima tagihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) 2025 yang melonjak dari sekitar Rp161 ribu pada 2024 menjadi Rp872 ribu akibat kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah warisan seluas 1.242 meter persegi miliknya dari Rp425 juta menjadi lebih dari Rp1 miliar.

Truk Kontainer Seret 2 Motor di Depan Luwes Salatiga, 1 Orang Meninggal

Kecelakaan maut terjadi di Simpang ABC, Jalan Soekarno Hatta depan Mall Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Senin (11/8/2025) ketika truk kontainer Nopol H 9327 OW yang dikemudikan Setyo Kaharto, warga Tambakmulyo, Tanjungmas, Kota Semarang, diduga mengalami rem blong dan kehilangan kendali hingga menabrak dua sepeda motor dan dua mobil yang berhenti di lampu merah.

Kecelakaan maut terjadi di Simpang ABC, Jalan Soekarno Hatta depan Mall Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Senin (11/8/2025) ketika truk kontainer Nopol H 9327 OW yang dikemudikan Setyo Kaharto, warga Tambakmulyo, Tanjungmas, Kota Semarang, diduga mengalami rem blong dan kehilangan kendali hingga menabrak dua sepeda motor dan dua mobil yang berhenti di lampu merah.