URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan maut terjadi di Simpang ABC, Jalan Soekarno Hatta depan Mall Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Senin (11/8/2025) ketika truk kontainer Nopol H 9327 OW yang dikemudikan Setyo Kaharto, warga Tambakmulyo, Tanjungmas, Kota Semarang, diduga mengalami rem blong dan kehilangan kendali hingga menabrak dua sepeda motor dan dua mobil yang berhenti di lampu merah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Truk Kontainer Seret 2 Motor di Depan Luwes Salatiga, 1 Orang Meninggal

Truk Kontainer Seret 2 Motor di Depan Luwes Salatiga, 1 Orang Meninggal

Truk Kontainer Seret 2 Motor di Depan Luwes Salatiga, 1 Orang Meninggal

Kecelakaan maut terjadi di Simpang ABC, Jalan Soekarno Hatta depan Mall Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Senin (11/8/2025) ketika truk kontainer Nopol H 9327 OW yang dikemudikan Setyo Kaharto, warga Tambakmulyo, Tanjungmas, Kota Semarang, diduga mengalami rem blong dan kehilangan kendali hingga menabrak dua sepeda motor dan dua mobil yang berhenti di lampu merah.
Foto dok Agung
Dua motor yang terseret ke kolong truk kontainer dalam kecelakaan maut di Kota Salatiga, Senin (11/8/2025).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Tragedi memilukan terjadi di Simpang ABC, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Senin (11/8/2025). Sebuah truk kontainer Nopol H 9327 OW dengan sopir Setyo Kaharto, warga Tambak mulyo, Tanjung mas, Kota Semarang, melaju dari arah Tingkir menuju pusat kota diduga mengalami rem blong dan kehilangan kendali menabrak 2 motor dan 2 mobil yang tengah berhenti menunggu lampu lalu lintas hijau di depan Mall Luwes Salatiga.

Menurut Khalis, warga sekitar yang menjadi saksi mata, menggambarkan kejadian itu dengan jelas. “Truknya itu nggak terlalu kenceng. Truk nabrak pikup, mobil, dan beberapa motor. Kondisi saat itu lampu merah, jadi kendaraan pada berhenti dan terdorong sama truk itu,” katanya dengan suara bergetar.

Dua sepeda motor bahkan terseret truk kontainer berwarna merah tersebut, Akibat benturan keras itu, seorang perempuan mengalami luka parah di kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian.

“Korban meninggal dunia di tempat satu orang, luka di bagian kepala. Dua motor sempat terseret truk juga. Korban luka-luka juga ada, tapi nggak tau jumlahnya berapa,” tambah Kholis.

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mendata jumlah korban luka-luka. Lokasi kejadian kini sudah dipenuhi petugas yang tengah melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara.

Pantauan rasikafm.com dilokasi, mobil ambulance yang mengevakuasi para korban dari Armada PMI. Sedangkan, empat unit lainnya adalah PSC 119 Kota Salatiga, Ambulance RS Hermina, Ambulance RS Islam Tunas Harapan dan Unit Laka Lantas Polres Salatiga.

Berikut nama korban dari musibah laka tronton di jalan Soekarno Hatta, tepatnya di Simpang 3 ABC depan Luwes ,Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Pengendara Spm Honda Vario No. Pol : H- 4504-TC, a.n Yulfa Mafiatun, Blotongan, Sidorejo , Kota Salatiga, diketemukan mengalami luka pada sobek pada kepala dan pada faktur kaki sebelah kiri. (MD).

Pembonceng Spm Honda Vario No. Pol : H- 4061-MK, Yuli Suwarti, Kutowinangun lor, Tingkir, Kota Salatiga. Mengalami luka sobek pada kepala, tangan, dan kaki. Kondisi sadar. Dirawat di RSUD Kota Salatiga.

Pembonceng Spm Honda Vario No. Pol : H- 4504-TC an. Aninda Danau . Blotongan, Sidorejo, Kota Salatiga, Mengalami luka pada kepala dan kaki sobek. Kondisi sadar dirawat di RSUD Kota Salatiga.

– Suasana sekitar tkp usai laka truck
– Khalis saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Kecelakaan tunggal sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata terjadi di KM 454+200 Tol Bawen–Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi, bus keluar jalur dan masuk ke parit sehingga menyebabkan dua penumpang meninggal dunia, dua lainnya luka-luka, serta kendaraan mengalami kerusakan.
Bus Pariwisata alami Laka Tunggal, 2 Penumpang Meninggal
Seorang lansia asal Kabupaten Tegal, Ruslani (76), yang terpisah dari rombongan wisata di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Minggu (28/6/2026), berhasil ditemukan selamat di kawasan Alun-alun Lama Ungaran setelah dibantu seorang tukang ojek dan diamankan di Polsek Ungaran. Kepolisian kemudian berkoordinasi hingga korban kembali bertemu keluarganya serta mengimbau wisatawan lebih waspada saat bepergian bersama lansia dan anak-anak.
Hilang Saat Wisata di Celosia, Seorang Kakek Ditemukan Tukang Ojek di Alun-alun Lama Ungaran
Sebuah truk pengangkut paket tujuan Flores, Nusa Tenggara Timur, terbakar di ruas Tol Semarang–Solo KM 464+500 A pada Sabtu (27/6/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu patahnya as roda yang memunculkan api dari bagian ban hingga merambat ke bodi dan menghanguskan muatan. Dua armada Damkar Kota Salatiga bersama sejumlah instansi berhasil memadamkan api, sementara tidak ada korban jiwa dan penyebab pasti masih diselidiki.
Truk Paket Terbakar di Jalan Tol, Dugaan awal As Roda Belakang Patah hingga Semburkan Api

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar