URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

7 Atlet dan 9 Pelatih Siap Ikuti Peparnas XVI Papua

7 Atlet dan 9 Pelatih Siap Ikuti Peparnas XVI Papua

7 Atlet dan 9 Pelatih Siap Ikuti Peparnas XVI Papua

featured-img

RASIKAFM – Sedikitnya tujuh atlet dari Kota Salatiga akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua. Dengan didampingi dua pelatih, para atlet Peparnas ini akan terjun dalam 2 cabang olah raga yakni renang dan atletik, yang terbagi dalam 19 Nomor, mulai 1 sampai 15 November 2021 dengan target 4 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu. Peparnas adalah suatu ajang kompetisi yang menyerupai Pekan Olahraga Nasional (PON) bagi atlet penyandang disabilitas Indonesia.

Mewakili kontingen Salatiga, Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Salatiga, Agustinus Teguh, mengungkapkan, terbentuknya tim Peparnas Kota Salatiga bermula dari seleksi daerah (selekda) pada Bulan Maret 2021. Dari 13 orang atlet, delapan orang dinyatakan lolos seleksi, namun satu orang atlet tidak bisa mengikuti Peparnas karena alasan pekerjaan.

Tim Peparnas Kota Salatiga yang akan memperkuat tim Jawa Tengah di Papua yakni Agung Haryanto (renang 3 nomor), Bernadus Ingge (lempar cakram, tolak peluru, lempar lembing disabilitas kaki), Oktavianus Ratu (tolak peluru dan lempar lembing tuna grahita), Galih Yoga (tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing dengan keterbatasan penglihatan), Achmad Zein (lari 400 m/sprinter jarak pendek dengan hanya memiliki satu tangan), Habib Saleh (lari 100m dan 200m, lompat jauh, estafet 4x100m kategori C2), Iqbal (lari 200m, lompat jauh dan estafet 4x100m dengan disabilitas pendengaran).

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Salatiga, Drs. Muh. Nasirudin sangat mengapresiasi, karena para atlet sudah terpilih mewakili Kota Salatiga dan sudah menjadi atlet Jawa Tengah dalam mengikuti kejuaraan Peparnas XVI di Papua. Wali Kota berharap perjalanan kontingen dari Salatiga sampai tujuan di Papua lancar, selamat tanpa kendala apapun dan kembali pulang membawa medali sesuai yang ditargetkan.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved