KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lima Calon Sekda Kota Salatiga Jalani Uji Kompetensi di Solo

Lima Calon Sekda Kota Salatiga Jalani Uji Kompetensi di Solo

Lima Calon Sekda Kota Salatiga Jalani Uji Kompetensi di Solo

Seleksi jabatan Sekda Kota Salatiga memasuki tahap uji kompetensi bagi lima pejabat kandidat di Swiss-Belhotel Solo, Selasa–Kamis (3–5/2/2026). Proses ini digelar Pemkot Salatiga untuk menilai kepemimpinan dan manajerial calon Sekda melalui metode assessment center secara objektif dan profesional.
Foto dok IST
Suasana pelaksanaan uji kompetensi kandidat Sekda Salatiga yang berlangsung di Swiss-Belhotel Solo.

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Perhelatan perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), memasuki fase krusial. Lima pejabat kandidat Sekda menjalani uji kompetensi menggunakan metode assessment center selama tiga hari di Swiss-Belhotel Solo, Selasa–Kamis (3–5/2/2026).

Kelima kandidat tersebut adalah Drs. Muthoin, Yayat Nurhayat, Agung Hendratmiko, Agung Pitoyo, dan Muh. Sidqon Effendi. Mereka sebelumnya telah lolos seleksi administrasi dan kini diuji dari aspek kompetensi kepemimpinan serta manajerial.

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menegaskan jabatan Sekda bukan posisi biasa, melainkan motor penggerak birokrasi yang menentukan arah kinerja pemerintahan daerah.

“Jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi, koordinator perangkat daerah, serta penghubung antara kepala daerah dan seluruh organisasi pemerintahan,” ujar Robby saat membuka kegiatan, Selasa (3/2/2026) malam.

Ia menambahkan, lima kandidat yang berkompetisi harus menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang kuat, integritas, loyalitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Sekretaris daerah harus menjadi entrepreneur birokrasi. Seorang sekda harus mampu mengatur dan menciptakan birokrasi yang sesuai dengan kondisi, kebutuhan, serta benar-benar dibutuhkan masyarakat untuk pembangunan Kota Salatiga,” jelas Robby.

Robby juga mengingatkan para peserta untuk menjaga stamina selama proses seleksi yang padat. Ia menekankan pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap tahapan seleksi.

Sementara itu, Kepala Bidang Organisasi dan Tata Laksana Sekretaris Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Tuhana, S.H., M.Si., menjelaskan uji kompetensi memiliki bobot besar dalam keseluruhan proses seleksi.

“Seleksi administrasi berbobot 20 persen, makalah 20 persen, dan uji kompetensi 25 persen. Kami bekerja secara profesional, objektif, dan terukur,” jelasnya.

Menurut Tuhana, terdapat empat poin utama dalam penilaian calon Sekda, yakni integritas, kemampuan berinovasi, keteladanan, serta kecakapan dalam menentukan prioritas kebijakan berbasis sains dan kebutuhan masyarakat.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
[pekok2]