KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hari Pertama, Meidina Riani Pecah Telur Raih Emas Karate Kabupaten Semarang di Ajang Porprov Jateng

Hari Pertama, Meidina Riani Pecah Telur Raih Emas Karate Kabupaten Semarang di Ajang Porprov Jateng

Hari Pertama, Meidina Riani Pecah Telur Raih Emas Karate Kabupaten Semarang di Ajang Porprov Jateng

Meidina Riani Putri, atlet karate asal Kabupaten Semarang menerima medali emas yang diserahkan oleh Ketum KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko pada hari pertama pertandingan karate dalam ajang Porprov Jateng XVII 2026 di gedung Tenis Indoor, kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Atlet karate Kabupaten Semarang, Meidina Riani Putri (22), sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Kabupaten Semarang dari cabang olahraga (cabor) karate pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.

Emas tersebut diraih dari nomor kata perorangan putri pada hari pertama pertandingan yang digelar di gedung Tenis Indoor, kompleks GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (27/10/2026). Prestasi ini menjadi pembuka bagi kontingen Kabupaten Semarang untuk memburu medali emas lainnya di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Meidina mengaku bangga bisa menjadi atlet pertama dari cabor karate Kabupaten Semarang yang menyumbangkan medali emas. Ia berharap keberhasilannya dapat memacu semangat rekan-rekannya untuk meraih prestasi serupa.

“Luar biasa, cukup bangga, sangat bangga menjadi pemecah telur di hari pertama Kabupaten Semarang. Semoga bisa membuka jalan teman-teman juga untuk meraih emas-emas lainnya,” ujarnya ditemui usai penyerahan medali.

Di balik keberhasilan tersebut, Meidina menjalani persiapan selama tiga bulan terakhir. Atlet berusia 22 tahun itu bahkan harus membagi waktu antara pekerjaan dan latihan di Jakarta, tempatnya bekerja. Ia baru bergabung dengan kontingen Kabupaten Semarang satu pekan sebelum pertandingan.

“Puji Tuhan, persiapan yang saya jalani membuahkan hasil. Persaingan cukup ketat sampai final bertemu atlet asal Kabupaten Wonogiri,” ungkapnya.

Menurutnya, lawan yang dihadapi merupakan atlet-atlet berkualitas di Jawa Tengah. Bahkan, ia kembali bertemu dengan salah satu pesaing yang sebelumnya pernah dihadapinya dalam kejuaraan lain.

“Cukup sulit karena lawan ini juga salah satu yang bagus di Jawa Tengah. Kami juga sudah sering bertemu. Jadi, ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa saya bisa menang,” katanya.

Meidina mengungkapkan, ia dan lawan di final sudah beberapa kali bertemu dalam kompetisi karate, termasuk pada kejuaraan nasional Institut Karate-Do Indonesia (INKAI). Dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya, keduanya pernah saling mengalahkan.

Sebagai informasi, medali perak diraih oleh Kabupaten Wonogiri, sedangkan perunggu diraih bersama oleh Kota Surakarta dan Kabupaten Purworejo. Sementara, dari nomor kata perorangan putra, Kabupaten Semarang juga berhasil menyumbangkan medali perak melalui atlet Candy Satrio. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
[pekok2]