RASIKAFM.COM | UNGARAN – Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang menunjukkan mental bertanding yang kuat pada hari kedua Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Sempat tertinggal pada gim pertama, tuan rumah berhasil bangkit dan menundukkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 dalam pertandingan yang digelar di gedung voli indoor, kompleks GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Selasa (27/10/2026).
Kemenangan tersebut mengantarkan Kabupaten Semarang melaju ke babak berikutnya. Pada pertandingan selanjutnya, tim tuan rumah dijadwalkan menghadapi Kabupaten Kudus.
Asisten Pelatih Tim Bola Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang, Enggar Kurniawan, mengatakan timnya melakukan penyesuaian strategi setelah pertahanan pada set pertama dinilai belum maksimal.
“Di set awal, sistem pertahanan kita kurang begitu maksimal. Jadi, kita terapkan strategi bertahan dari awal. Di set kedua dan seterusnya, kita lebih condong ke proses penyerangan,” ujarnya.
Menurut Enggar, perubahan strategi tersebut mampu meningkatkan efektivitas permainan. Tim Kabupaten Semarang memanfaatkan celah pertahanan lawan melalui serangan quicker serta variasi bola yang dikembangkan para pemain.
“Celah dari lawan, terutama saat kita bermain dengan quicker, cenderung menghasilkan poin positif. Apalagi bola-bola variasi yang sudah dikembangkan tadi bisa menjadi poin yang sangat luar biasa untuk Kabupaten Semarang,” jelasnya.
Meski berhasil mengamankan kemenangan, Enggar menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi menjelang pertandingan berikutnya. Salah satunya adalah meningkatkan konsentrasi pemain dalam mengantisipasi bola tipuan atau tip yang melewati blok lawan.
“Evaluasinya, anak-anak harus lebih fokus lagi di lapangan. Bola-bola yang mengenai blok, seperti tip, masih jarang tersentuh oleh pemain bertahan kita,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tim pelatih akan menyusun strategi khusus untuk menghadapi Kudus. Pasalnya, kedua tim belum pernah bertemu pada babak prakualifikasi sehingga pertandingan mendatang menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Semarang.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, yang meninjau langsung pertandingan di GOR Pandanaran Wujil, mengapresiasi kualitas pertandingan voli indoor yang disajikan kedua tim. Menurutnya, pertandingan antara Kabupaten Semarang dan Purbalingga berlangsung kompetitif dengan materi pemain yang cukup baik. Ia juga menilai keberadaan fasilitas olahraga di Kabupaten Semarang menjadi modal penting untuk meningkatkan pembinaan atlet.
“Saya pikir ini satu kesempatan bagi masyarakat Semarang untuk bisa lebih hebat lagi. Kalau di Jawa Tengah, tempat ini juga bisa digunakan untuk latihan tanding dan berlatih di tempat yang baik,” katanya.
Sujarwanto berharap penyelenggaraan Porprov XVII dapat mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah semakin serius membangun fasilitas serta memperkuat pembinaan olahraga. Meski sejumlah daerah telah memiliki pusat olahraga, menurutnya, kelengkapan venue masih perlu ditingkatkan.
“Memang ada (cabor) yang ditandingkan di luar kota, kemarin misalnya aeromodelling. Itu memang membutuhkan lapangan yang anginnya terukur dan keselamatannya terbaik, yang ada baru di Bandara Ngloram, Blora. Kemudian untuk sepeda, velodrom itu pakai yang di Solo, karena itu juga satu-satunya yang terbaik juga,” imbuhnya.
Ketua KONI Kabupaten Semarang, Dody Prasetyo, mengatakan pertandingan voli pantai dan voli indoor telah berlangsung sejak Senin (26/10/2026). Hingga hari kedua, pelaksanaan pertandingan berjalan lancar sesuai dengan rencana.
“Sebagai tuan rumah, kita berusaha mempersiapkan sebaik-baiknya, termasuk venue dan pelayanan bagi kontingen yang datang. Ini bagian dari tugas kita untuk memaksimalkan penyelenggaraan event di Kabupaten Semarang,” ujarnya.
Dalam Porprov Jateng XVII 2026, Kabupaten Semarang menurunkan delapan tim putra dan putri pada cabang bola voli indoor. Sementara pada voli pasir, kontingen tuan rumah juga mengikutsertakan delapan tim putra dan putri untuk masing-masing kategori 2×2 dan 4×4. (win)











