RASIKAFM.COM | UNGARAN – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tak hanya menjadi ajang adu prestasi atlet. Ribuan orang yang datang mengikuti maupun menyaksikan pertandingan turut membawa berkah bagi sektor pariwisata dan pelaku usaha di Kabupaten Semarang.
Selama penyelenggaraan Porprov pada 25–31 Oktober 2026, sejumlah destinasi wisata dilaporkan mengalami peningkatan kunjungan. Dampak serupa juga dirasakan sektor perhotelan, penginapan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati mengatakan, meningkatnya mobilitas peserta Porprov turut mendongkrak kebutuhan akomodasi. Sejumlah hotel mengalami kenaikan tingkat hunian, sementara villa dan homestay juga menjadi alternatif pilihan pengunjung.
“Hotel seperti Tlogo Resort dan The Wujil itu meningkat, tapi juga banyak yang menyewa villa atau home stay karena mencari yang dekat venue pertandingan,” ungkap Wiwin.
Menurutnya, dampak ekonomi dari penyelenggaraan Porprov kali ini cukup terasa karena rombongan yang datang tidak hanya terdiri dari atlet dan ofisial. Keluarga atlet hingga suporter juga turut meramaikan sejumlah lokasi pertandingan maupun destinasi wisata.
“Ini terhitung luar biasa, karena yang datang kan tidak hanya atlet dan official, tapi juga keluarga dan pendukung, jadi ya perekonomian bergerak bagus,” katanya.
Wiwin menilai, momentum tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Kabupaten Semarang. Sebab, di tengah agenda pertandingan olahraga, para tamu juga memiliki kesempatan untuk mengenal destinasi wisata, mencicipi kuliner lokal hingga berburu produk oleh-oleh khas daerah. Terlebih, pemerintah daerah memberikan akses gratis bagi pengunjung yang ingin menikmati objek wisata Bukit Cinta selama berlangsungnya pertandingan dayung Porprov.
“Tentu yang berkunjung itu ingin mencicipi kuliner khas Kabupaten Semarang, lalu belanja oleh-oleh. Semua bergerak bagus ini, UMKM juga bagus,” ujarnya.
Ia berharap, penyelenggaraan berbagai event berskala regional maupun nasional di Kabupaten Semarang dapat terus dimanfaatkan sebagai sarana promosi pariwisata. Dengan demikian, dampak positif sebuah kegiatan tidak hanya berhenti pada keberhasilan penyelenggaraan acara, tetapi juga mampu mendatangkan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Secara umum pertandingan Porprov Jawa Tengah 2026 cabang dayung berjalan dengan baik dan lancar. Kita harapkan dengan adanya berbagai event di Kabupaten Semarang semakin mempromosikan potensi wisata yang ada,” pungkasnya. (win)












