KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lansia di Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Banjir

Lansia di Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Banjir

Lansia di Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Banjir

RASIKAFM.COM | SUKOHARJO – Seorang lansia warga Pulerejo RT 1 RW 9, Desa Krajan, Kecanatan Weru Kabupaten Sukoharjo ditemukan meninggal dunia di Bantaran Sungai Weru pada Senin (21/11/2022).

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, korban yang bernama Ponco Madyo Slamet (85) ini bisa sampai di Sungai Weru karena terseret arus banjir ketika hujan deras pada Jumat (14/11/2022) lalu.

“Pukul 09. 45 WIB tadi Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Heru saat dikonfirmasi.

Dirinya menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika pada Jumat (14/11) sekitar pukul 12.30 WIB, korban sehabis pulang dari masjid duduk di teras rumah. Kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB turun hujan dan terjadi banjir air bah menimpa pemukiman sekitar.

“Diduga korban terseret arus saat duduk diteras dan tidak bisa menyelamatkan diri akhirnya tenggelam dan hilang,” terangnya.

Karena khawatir dengan keadaan korban, kemudian keluarganya melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas untuk dilakukan pencarian. Setelah menerima laporan tersebut, kemudian pihaknya menerjunkan personel dilengkapi peralatan SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Proses pencarian tim SAR gabungan dilakukan dengan mertode susur sungai ke arah Barat Laut menuju sungai bendungan Pilang dengan jarak sekitar 2,5 kilometer. “Pencarian 4 hari korban berhasil, jasad korban ditemukan 20 meter dari rumah korban,” katanya.

Dengan ditemukannnya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan tim yang terlibat kembali kesatunnya masing- masing. “Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan proses pemakaman,” imbuhnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
Sebanyak 337 pembalap cilik berusia 2–9 tahun mengikuti Pushbike Salatiga Heavy Race pada Minggu (18/10/2026). Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera dan Sulawesi. Kompetisi sepeda tanpa pedal ini dibagi berdasarkan kelompok usia dan menjadi ajang untuk melatih keseimbangan, keberanian, konsentrasi, serta mental berkompetisi sejak dini.
Adu Cepat Pushbike, Ratusan Pembalap Cilik Serbu Salatiga
[pekok2]