KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Atasi Persoalan Infrastruktur, Kodim Salatiga bersama Rubicon Bangun Jembatan Gantung

Atasi Persoalan Infrastruktur, Kodim Salatiga bersama Rubicon Bangun Jembatan Gantung

Atasi Persoalan Infrastruktur, Kodim Salatiga bersama Rubicon Bangun Jembatan Gantung

Prajurit Babinsa Kodim 0714/Salatiga bersama komunitas Rubicon Off Road dan warga membangun jembatan gantung di Dusun Krajan, Desa Kalikurmo, Kabupaten Semarang, Rabu (3/12/2025). Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur desa dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Foto dok IST
Anggota Kodim dan komunitas Rubicon saat bangun jembatan

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Prajurit Babinsa Kodim 0714/Salatiga bergotong royong bersama komunitas Rubicon Off Road dan masyarakat dalam pembangunan jembatan gantung di Dusun Krajan RT 02/RW 01, Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Kerja bakti ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi persoalan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Kepala Penerangan Kodim (Kapendim) 0714/Salatiga Pelda Wahyudha Widharta, Rabu (3/12/2025) mengatakan, kehadiran Babinsa yang bekerjasama dengan komunitas Rubicon-Off Road menjadi bukti komitmen prajurit Kodam IV/Diponegoro untuk menghadirkan solusi bagi kesulitan masyarakat.

“Kehadiran Babinsa bekerjasama dengan komunitas Rubicon-Off Road menjadi bukti nyata kehadiran prajurit Kodam IV/Diponegoro dalam menghadirkan solusi untuk mengatasi kesulitan masyarakat,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Rasika FM.

Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes menambahkan, progres pembangunan jembatan saat ini telah mencapai 41 persen. Ia optimistis, dengan semangat gotong royong yang terbangun antara TNI dan masyarakat, jembatan gantung tersebut akan segera selesai dan dapat digunakan oleh warga.

“Hingga saat ini progres pembangunan jembatan telah mencapai 41% dan dengan semangat gotong royong antara TNI – Rakyat diharapkan tidak akan lama lagi jembatan ini akan dapat dinikmati manfaatnya bagi warga Kalikurmo,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Kodam IV/Diponegoro akan terus hadir memberikan pengabdian dan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

“Kodam IV/Diponegoro akan senantiasa siap memberikan darma bakti dan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]