KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Makutarama Padel Cup 2026 Resmi Ditutup, Bidik Lahirnya Atlet Berprestasi

Makutarama Padel Cup 2026 Resmi Ditutup, Bidik Lahirnya Atlet Berprestasi

Makutarama Padel Cup 2026 Resmi Ditutup, Bidik Lahirnya Atlet Berprestasi

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 073 PD IV/Diponegoro Ny. Yuni Ezra Nathanael, menutup kegiatan Makutarama Padel Cup 2026 di Padel Beans, Salatiga, Jawa Tengah. Penutupan turut dihadiri Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit, Andy Darmawan dari Djarum Foundation, Ketua PBPI Salatiga Diyah Ayu Pitaloka, Gus M. Yasin selaku pemilik Padel Beans, serta pegiat olahraga Salatiga Feri Krissiyanto.

Turnamen ini menjadi wadah bagi pecinta padel untuk berkompetisi, memperluas jejaring, dan mempererat silaturahmi melalui olahraga yang tengah populer di masyarakat. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Makutarama Padel Cup 2026 diharapkan menjadi langkah awal untuk menemukan bibit atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Danrem menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang kompetisi sesaat, tetapi berkembang menjadi agenda olahraga berkelanjutan di Kota Salatiga.

Adapun para pemenang Makutarama Padel Cup 2026 adalah sebagai berikut:
Kategori Rookie Mix
* Juara 1: Posner Sihaloho & Vicky Destiana Puspita Putri
* Juara 2: Audika Kresna Murti Driazmara & Eka Novita Yuliana
* Juara 3: Aji Satrio Dwijaya & Wiwik

Kategori Beginner Man
* Juara 1: Mikhael Natalino & Alan Christian
* Juara 2: Arfian Chandra Wibawa & Arya Julius Fernanda
* Juara 3: Jason Vekoslav Quinian & Denie Renan Ashkara

Kategori Beginner Women
* Juara 1: Tri Wahyuni Wulandari & Anna Susanty
* Juara 2: Dinda Ayu & Nathania Marline Wiwin
* Juara 3: Iin Agustia Sinta & Farika Yuliana

Penutupan Makutarama Padel Cup 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara komunitas olahraga, pemerintah, dan berbagai pihak dalam mendorong budaya hidup sehat sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial dari Kota Salatiga

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]