KAWAN PEMANDU JALAN

DP3AKB Kabupaten Semarang Siapkan Pendampingan Korban Dugaan Bullying di SD Hj Isriati Moenadi

DP3AKB Kabupaten Semarang mendorong sekolah memperkuat pencegahan kekerasan dan perundungan menyusul dugaan kasus yang melibatkan siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur. DP3AKB telah berkoordinasi dengan sekolah dan UPTD PPA untuk mengecek kasus tersebut, sementara korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sekolah juga didorong mengoptimalkan TPPK dan pengawasan interaksi siswa.

DP3AKB Kabupaten Semarang mendorong sekolah memperkuat pencegahan kekerasan dan perundungan menyusul dugaan kasus yang melibatkan siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur. DP3AKB telah berkoordinasi dengan sekolah dan UPTD PPA untuk mengecek kasus tersebut, sementara korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sekolah juga didorong mengoptimalkan TPPK dan pengawasan interaksi siswa.

Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.

Gempar! Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Salatiga

Lansia berinisial G, 78 tahun, ditemukan meninggal di kamar kos kawasan Ringinawe, Ledok, Argomulyo, Salatiga, Minggu (27/9/2026). Warga menemukan korban setelah hendak mengantarkan makanan dan tidak mendapat respons. Polisi bersama tenaga medis memeriksa lokasi dan menyatakan tidak menemukan tanda kekerasan, sementara korban diketahui mengalami hipertensi.

Lansia berinisial G, 78 tahun, ditemukan meninggal di kamar kos kawasan Ringinawe, Ledok, Argomulyo, Salatiga, Minggu (27/9/2026). Warga menemukan korban setelah hendak mengantarkan makanan dan tidak mendapat respons. Polisi bersama tenaga medis memeriksa lokasi dan menyatakan tidak menemukan tanda kekerasan, sementara korban diketahui mengalami hipertensi.

Keluarga Korban KM Virgo Transport 8 di Boyolali Terima Santunan Rp70 Juta dari Jasa Raharja

Keluarga almarhum Deny Dwi Saputra, korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dalam perjalanan Surabaya–Kalimantan, menerima santunan total Rp70 juta di Desa Candi, Ampel, Boyolali, Sabtu (26/9/2026). PT Jasa Raharja menyerahkan Rp50 juta dan Jasa Raharja Putera Rp20 juta sebagai bentuk perlindungan dan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban.

Keluarga almarhum Deny Dwi Saputra, korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dalam perjalanan Surabaya–Kalimantan, menerima santunan total Rp70 juta di Desa Candi, Ampel, Boyolali, Sabtu (26/9/2026). PT Jasa Raharja menyerahkan Rp50 juta dan Jasa Raharja Putera Rp20 juta sebagai bentuk perlindungan dan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban.

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang

Peserta aksi Jateng Guyub mengaku kecewa setelah tidak dapat menggunakan Kantor Bupati Semarang sebagai tempat transit rombongan longmarch dari Gedong Songo, Selasa (22/9/2026) malam. Mereka menyebut telah berkomunikasi dengan Pemkab Semarang untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah guna menyuarakan aspirasi terkait rencana pembangunan geothermal.

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan PNS Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Seorang lansia berinisial MFSC (78) ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Griya Dukuh Asri, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (22/9/2026). Warga menemukan korban setelah mencium bau menyengat dari rumah dan melaporkannya kepada polisi. Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi tindak pidana, sementara keluarga menolak otopsi.

Seorang lansia berinisial MFSC (78) ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Griya Dukuh Asri, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (22/9/2026). Warga menemukan korban setelah mencium bau menyengat dari rumah dan melaporkannya kepada polisi. Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi tindak pidana, sementara keluarga menolak otopsi.

Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.

Langgar Batas Jarak Aman, Baliho “Mati” Setinggi Tujuh Meter di Bawen Dibongkar

Tim gabungan Satpol PP dan Damkar, Dishub, serta DPMPTSP Kabupaten Semarang membongkar baliho setinggi sekitar tujuh meter di simpang tiga Bawen, Selasa (22/9/2026). Baliho milik CV Bunga Merah Semarang tersebut dibongkar karena sudah tidak aktif sejak 2019 dan ditengarai melanggar ketentuan jarak serta menjorok ke badan jalan.

Tim gabungan Satpol PP dan Damkar, Dishub, serta DPMPTSP Kabupaten Semarang membongkar baliho setinggi sekitar tujuh meter di simpang tiga Bawen, Selasa (22/9/2026). Baliho milik CV Bunga Merah Semarang tersebut dibongkar karena sudah tidak aktif sejak 2019 dan ditengarai melanggar ketentuan jarak serta menjorok ke badan jalan.