KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar Sidak Tri Lomba Juang Ingatkan Prokes

Ganjar Sidak Tri Lomba Juang Ingatkan Prokes

Ganjar Sidak Tri Lomba Juang Ingatkan Prokes

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sela aktivitas gowes, Jumat (3/9/3/2021). Ganjar mengingatkan masyarakat agar tidak boleh lengah karena Covid-19 belum benar-benar hilang.

Salah satu tempat yang dikunjungi Ganjar pagi itu adalah GOR Tri Lomba Juang, di daerah Mugas, Kota Semarang. Saat ditemui Ganjar, seorang penjaga di Tri Lomba Juang menjelaskan bahwa seluruh pengunjung yang hendak masuk ke arena lari harus melakukan pengecekan suhu tubuh dan menunjukkan bukti vaksin.

Meski demikian Ganjar tetap mengingatkan para petugas keamanan agar tetap memantau dan mengingatkan pengunjung agar tertib. Khususnya saat pengunjung yang istirahat lari tetap menjaga jarak.

“Tolong tetap dijaga ya, Mas. Kapasitasnya dijaga, terus yang tidak pakai masker diingatkan terus. Termasuk itu yang sedang istirahat, duduk-duduk itu diingatkan tetap jaga jarak dan pakai masker,” ujar Ganjar kepada petugas keamanan.

Setelah melihat kondisi di trek lari, Ganjar kemudian menuju ke areal depan yang terdapat ibu-ibu sedang senam pagi. Terlihat pengunjung yang senam tersebut masih ada yang tidak mengatur jarak minimal dua meter.

“Ibu-ibu, karena Coronnya belum hilang, tolong yang senam tidak boleh dekat-dekat apalagi yang tidak pakai masker (dengan benar). Terus Anda bisa buat jarak tidak, dua meter ke samping dan dua meter ke belakang,” kata Ganjar mengingatkan.

Selain di GOR Tri Lomba Juang, kawasan Simpang Lima yang dilewati Ganjar saat bersepeda juga terlihat ramai oleh masyarakat yang berolahraga. Untuk itu Ganjar berpesan kepada masyarakat agar tidak lengah atau terlena dengan trend kasus Covid-19 yang menurun. Masyarakat harus selalu waspada dan tetap menjaga protokol kesehatan.

Ganjar juga menyempatkan mampir di sejumlah sekolah untuk mengecek penerapan PTM terbatas. Dari empat sekolah yang ditinjau pagi tadi semuanya sudah melaksanakan protokol dengan baik.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]