[audio_player]
[posts_like_dislike]
Penutupan Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2025 di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga berlangsung Rabu (8/10/2025) malam dengan kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Acara ini menampilkan karya inovatif mahasiswa UKSW, memperkuat kolaborasi kampus dan pemerintah demi pengembangan ekonomi kreatif berbasis riset.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gubernur Jateng Tutup GIHN, Berharap UKSW Lahirkan Karya yang Berdampak

Gubernur Jateng Tutup GIHN, Berharap UKSW Lahirkan Karya yang Berdampak

Gubernur Jateng Tutup GIHN, Berharap UKSW Lahirkan Karya yang Berdampak

Gubernur Jawa Tengah bersama Rektor UKSW, Wali Kota Salatiga, bersama tamu undangan lainnya saat mengunjungi stan inovasi Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2025

Foto dok UKSW

Gubernur Jawa Tengah bersama Rektor UKSW, Wali Kota Salatiga, bersama tamu undangan lainnya saat mengunjungi stan inovasi Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2025

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penutupan Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2025 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) terasa istimewa dengan kehadiran Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Rabu (8/10/2015) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah tidak hanya menyampaikan sambutan tetapi juga meninjau langsung berbagai karya inovasi UKSW yang dipamerkan dalam kegiatan yang mempertemukan dunia kampus dengan industri dan pemerintah.

Didampingi Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, dan tamu undangan lainnya, Gubernur menyambangi beberapa stan inovasi UKSW, mulai dari produk robotik, chatbot pintar berbasis artificial intelligence (AI), alat penjernih air dari udara, inkubator bibit tanaman, hingga produk jamur. Ia menyampaikan kekagumannya terhadap ide-ide segar dan keberanian mahasiswa UKSW dalam menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat dan mendorong segera mendapatkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI) sehingga dapat dihilirisasi.

“Dengan produk inovasi ini kita akan bergerak mengembangkan ekonomi kreatif. Embrio dari adik-adik mahasiswa ini yang akan menciptakan lapangan pekerjaan dan saya apresiasi sekali. Kemarin saya kok tidak ikut acaranya,” kata Gubernur Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menjalin kerja sama dengan 44 universitas untuk memperkuat sinergi pembangunan melalui program seperti KKN tematik dan pengembangan desa binaan.

“Membangun Jawa Tengah tidak bisa dilakukan oleh satu orang superman, tapi oleh super team. Kampus adalah bagian penting dari kolaborasi itu,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyebut bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan (agent of change) yang berperan penting dalam membangun sumber daya manusia dan daya saing daerah. Ia bahkan membuka ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas dan inovasinya melalui lembaga penelitian milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur menegaskan bahwa inovasi adalah kunci untuk kemajuan daerah dan bangsa.

“Tanpa inovasi, kita akan jalan di tempat. Saya berharap UKSW terus melahirkan karya yang berdampak bagi masyarakat,” Jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Intiyas menegaskan bahwa UKSW selama ini selalu mendukung proses perolehan HAKI dan paten bagi para inventor inovasi. Melalui Kantor Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan, UKSW telah melakukan proses inkubasi inovasi untuk memfasilitasi pengembangan karya mahasiswa dan dosen hingga siap mendapatkan perlindungan kekayaan intelektual.

“Arahan Bapak Gubernur membuat kami semakin terpacu untuk terus memperluas kolaborasi dan mempercepat hilirisasi hasil inovasi. UKSW juga berkomitmen berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Salatiga untuk membantu memecahkan masalah daerah dengan inovasi,” kata Rektor Intiyas.

Penyelenggaraan GIHN 2025 selaras dengan ASTA CITA nomor 4 Revolusi mental dan pembangunan kebudayaanPresiden nomor dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 4 Pendidikan Berkualitas. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 34 Prodi Unggul dan A.

Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat

BACA JUGA :

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]