KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkotika Dengan Modus Menggunakan Bola Tenis

Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkotika Dengan Modus Menggunakan Bola Tenis

Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkotika Dengan Modus Menggunakan Bola Tenis

SEMARANG –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam rutan (rumah tahanan) dengan modus menggunakan bola tenis kemudian dilemparkan dari tembok terluar belakang Lapas, Senin (18/10/2021).

Penggagalan itu berawal ketika Petugas bernama Sri Jumianto sedang melaksanakan patroli. Kemudian ia kontrol keliling secara berkala di area branggang belakang Lapas yang merupakan sekat antara tembok terluar pada pukul 09.00 WIB.

Saat di lokasi tersebut, ia menemukan bungkusan bola tenis yang dilapisi lakban di semak-semak. Karena curiga ia langsung melaporkan kejadian itu ke Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib).

Setelah dilaporkan, selanjutnya langsung berkoordinasi dengan Polsek Ngaliyan dan Polrestabes Semarang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Diduga barang narkotika itu akan diselundupkan dengan modus melempar dari luar tembok namun upaya tersebut gagal tidak sampai ke dalam blok hunian,” ujarnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]