KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkotika Dengan Modus Menggunakan Bola Tenis

Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkotika Dengan Modus Menggunakan Bola Tenis

Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkotika Dengan Modus Menggunakan Bola Tenis

Sementara Kalapas Semarang, Supriyanto menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan, bungkusan itu adalah paket narkotika jenis sabu-sabu dan obat keras.

Ia menduga modus yang digunakan pelaku menggunakan bola tenis adalah agar penyelundupan dengan modus melempar bisa sampai ke dalam rutan.

“Setelah dibuka bungkusan itu berisi sabu seberat 17,48 gram dan 10 butir obat keras. Barang tersebut dilempar dari luar tembok belakang Lapas dimasukkan ke dalam bola tenis agar lemparan bisa jauh masuk ke dalam lapas,” bebernya.

Sebelumnya, pihak Lapas telah memasang tembok pagar tambahan yang sudah dimulai dari samping utara Lapas yang bersampingan langsung dengan jalan raya dan di branggang belakang lapas telah dipasang enam CCTV yang berbatasan dengan lahan kosong milik warga sekitar.

“Masih dilakukan pemeriksaan terhadap CCTV. Diduga penyelundupan itu dilakukan pada malam hari,” pungkasnya.

“Barang tersebut tidak akan sampai blok hunian karena jarak yang terlalu jauh dan akan segera diamankan oleh petugas Lapas apabila ditemukan,” terangnya.

Kedepan, Lapas Semarang selain lebih instensif melaksanakan razia rutin juga akan menambah personil untuk menjaga di pos atas tembok belakang lapas untuk meminimalisir penyelundupan narkoba ke lapas.

“Sinergitas antara Lapas semarang dengan pihak kepolisian untuk terus berkomitmen memberantas narkoba,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]