KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Nekat Beroperasi, Travel Gelap Bakal Dikandangkan Hingga Diblokir

Nekat Beroperasi, Travel Gelap Bakal Dikandangkan Hingga Diblokir

Nekat Beroperasi, Travel Gelap Bakal Dikandangkan Hingga Diblokir

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Rudibdo

UNGARAN – Peraturan larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah yang berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, tidak serta merta menjadikan wilayah bebas dari pemudik. Berbagai cara dilakukan demi bisa pulang ke kampung halaman. Tak terkecuali oknum penyedia jasa layanan angkutan penumpang yang nekat beroperasi mengangkut para pemudik.

Ditemui belum lama ini Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Rudibdo mengatakan, pos pengamanan (pospam) yang tersedia di 14 titik di jalur konvensional dan 2 titik di rest area tol berfungsi sebagai filter kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Semarang. Jika ada kendaraan baik umum atau pelat hitam yang terindikasi sebagai travel gelap dan disewakan untuk mengangkut pemudik, maka akan diberi tindakan tegas yakni dikandangkan. Sementara bagi penumpangnya akan diturunkan dan diantar menggunakan bus sekolah milik Pemkab Semarang menuju terminal terdekat untuk selanjutnya pulang ke wilayah asal.

Mengenai sanksinya, Rudibdo menambahkan akan diberikan setelah selesai persidangan, bahkan hingga pemblokiran STNK kendaraan. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]