KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Operasi Pasar Minyak Goreng di Kabupaten Semarang Disorot, Hendaknya Dikaji Dahulu

Operasi Pasar Minyak Goreng di Kabupaten Semarang Disorot, Hendaknya Dikaji Dahulu

Operasi Pasar Minyak Goreng di Kabupaten Semarang Disorot, Hendaknya Dikaji Dahulu

UNGARAN – Operasi pasar minyak goreng yang dilakukan serentak di pasar tradisional di wilayah Kabupaten Semarang pada Kamis (24/2/2022) lalu mendapatkan sorotan dari kalangan DPRD Kabupaten Semarang. Pasalnya, kegiatan itu masih menyisakan keluhan dari pedagang maupun masyarakat terutama mereka yang tidak mendapatkan alokasi minyak goreng dengan harga eceran tertinggi (HET).

Menanggapi hal ini, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Semarang, Rizka Dwi Prasetyo mengungkapkan, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang seharusnya melakukan kajian terlebih dahulu dengan menghitung berapa sebenarnya kebutuhan untuk setiap pasar di Kabupaten Semarang.

“Bagaimana bisa efektif mengatasi persoalan minyak goreng kalau alokasi untuk operasi pasar saja terbatas, sementara masyarakat yang membutuhkan jauh lebih banyak,” ujarnya.

Menurut Rizka, masalah kelangkaan minyak goreng yang terjadi hingga saat ini memang tidak lepas dari kondisi konstelasi internasional.

“Mestinya dalam mengatasi permasalahan ini pemerintah bisa menghitung terlebih dahulu berapa kapasitas produksi minyak goreng nasional dalam satu tahun. Termasuk juga berapa persediaan dan permintaannya,” kata dia.

Riska menambahkan, dalam menyikapi permasalahan ini pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu adanya pemahaman kepada masyarakat agar tidak berlebihan dalam berbelanja.

“Masyarakat yang punya duit hendaknya bisa lebih bijak, jangan melakukan aksi borong guna mengantisipasi kebutuhannya,” timpalnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]