KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Eny Endang Surtiani Plt Dinas Pangan Salatiga (Foto Arief Rasika)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kelangkaan pasokan daging sapi yang terjadi di Kota Salatiga dipicu menurunnya populasi sapi potong. Kondisi tersebut membuat pasokan di Rumah Potong Hewan (RPH) tidak mampu memenuhi kebutuhan harian masyarakat dan berdampak pada kenaikan harga daging di pasaran.

Plt Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga Eny Endang Surtiani menjelaskan, kebutuhan normal masyarakat Salatiga mencapai sekitar 15 ekor sapi per hari. Namun dalam beberapa waktu terakhir jumlah sapi yang dipotong di RPH hanya berkisar 9 hingga 11 ekor per hari.

“Selama ini kekurangan pasokan masih bisa ditutupi dari daerah sekitar seperti Boyolali. Namun saat ini hampir semua wilayah mengalami kekurangan pasokan sapi sehingga pasokan tambahan juga sulit diperoleh,” ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (22/6).

Menurut Eny, populasi sapi potong di Kota Salatiga saat ini tercatat sebanyak 933 ekor. Namun dari jumlah tersebut, sapi jantan dewasa yang siap potong hanya sekitar 130 ekor. Selain itu terdapat 187 ekor sapi perah jantan dewasa yang juga berpotensi menjadi sumber pasokan daging.

Jika seluruh sapi jantan dewasa tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, ketersediaannya diperkirakan hanya mampu mencukupi kebutuhan Kota Salatiga selama sekitar 22 hari.

Kondisi itu berdampak langsung terhadap harga daging sapi di pasar tradisional. Saat ini harga daging sapi telah mencapai Rp150 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada harga sapi hidup di tingkat peternak.

Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga Inna Kartikasari mengatakan, kenaikan harga sapi belum tentu sepenuhnya memberikan keuntungan bagi peternak. Sebab, biaya produksi juga mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Harga pakan ternak saat ini juga mengalami kenaikan sekitar 20 persen. Karena itu perlu dihitung lebih lanjut dampak kenaikan harga sapi terhadap pendapatan peternak,” katanya.

Kelangkaan pasokan sapi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga daging di pasaran. Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat, terbatasnya populasi sapi potong membuat pasokan semakin ketat dan berpotensi mendorong harga tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Eny berikan keterangan media

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]