RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang

Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang

Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang

Awan Prastyo Luhur, kasi PAPBB Kejari Salatiga (baju Putih) saat melayani warga yang menanyakan soal lelang (Foto Arief Rasika)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dua belas hari menjelang Pelaksanaan Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara pada 11–14 Agustus 2026 mendatang, Kehadiran stand Gebyar Lelang serentak BPA Kejaksaan Agung RI, Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti PAPBB Kejaksaan Negeri Salatiga di Joglo 3 Kantor Kejaksaan Negeri Salatiga, Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga mendadak ramai.

Menurut Awan Prastyo Luhur, S.H., M.H. Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Salatiga, jumlah warga yang datang dan menanyakan perihal lelang cukup banyak, mereka sengaja datang ke kantor kejaksaan sekaligus berbelanja sembako dan melakukan cek kesehatan gratis, dalam rangka ivent Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis. “Tadi kami sediakan 50 nomor antrean, setelah siang ternyata lebih dari 50 orang yang datang, semua kami layani”. Ujar Awan.

Menurut Awan kebanyakan yang datang menanyakan bagaimana cara mendaftar melalui portal www.lelang.go.id. Pihaknya menghimbau Masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk penipuan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Awan mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh aset secara legal melalui mekanisme lelang negara.
“Tadi kami perhatikan calon peserta lelang, kalau orang tua mereka umumnya menanyakan Lokasi tanah dan harganya, sedangkan anak muda sebagian besar menanyakan HP dan kondisi serta harga minimalnya” tambah kasi PAPBB.

Sementara itu bagi Ariyani, warga Cebongan Salatiga mengaku senang dengan kehadiran stand milik PAPBB, sebelumnya dia sudah membaca di medsos perihal adanya lelang, namun belum begitu paham, beruntung, dirinya mengantar sang ibu berbelanja murah di Kejaksaan Salatiga. “Ini beruntung sekali mas, saya ngantar ibu belanja dan cek Kesehatan gratis, sekalian saja saya konsultasi soal lelang. Rencana mau ambil HP”. Kata Ariyani tersipu.

Seperti diberitakan sebelumnya, enam bidang tanah di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, tanah dan bangunan di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, empat unit mobil Isuzu Panther, satu unit Toyota Kijang LGX, telepon genggam Samsung Galaxy A5 dan OPPO A57, mesin pompa air, kempu berkapasitas 1.000 liter, hingga gitar akustik Yamaha ikut di lelang.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px