KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pastikan Berjalan Lancar, Danramil Bringin Monitoring Kegiatan Pembagian Insentif Bagi 857 Petugas Linmas

Pastikan Berjalan Lancar, Danramil Bringin Monitoring Kegiatan Pembagian Insentif Bagi 857 Petugas Linmas

Pastikan Berjalan Lancar, Danramil Bringin Monitoring Kegiatan Pembagian Insentif Bagi 857 Petugas Linmas

RASIKAFM.COM|BRINGIN – Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan uang insentif kepada 857 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas)untuk wilayah kecamatan Bringin,Kecamatan Bancak dan Kecamatan Tuntang yang dilaksanakan di Halaman kantor kecamatan Bringin Kabupaten Semarang,Kamis(01/12/2022)

Uang insentif tersebut dibagikan kepada 857 orang anggota Linmas, Sebagai bentuk perhatian dan support terhadap Linmas yang telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan semangat, kerja keras, dan bersinergi dengan Pemerintah desa dalam rangka menjaga keamanan lingkungan desa, ketentraman, dan ketertiban masyarakat. Serta ikut dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan penanganan bencana.
Demi kelancaran pelaksanaan pembagian tersebut, Danramil 04/Bringin Kapten Inf Agung Kartika, ikut hadir dan memonitoring langsung kegiatan tersebut.
Pihaknya berharap dengan pembagian insentif ini, dapat memberikan motivasi bagi mereka untuk meningkatkan kinerja, dan bisa bermanfaat.

Menurut Danramil Bringin, jelang tahun politik 2024 Linmas tentu dituntut bekerja ekstra keras dalam menjaga stabilitas keamanan desa. “Inilah yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Semarang terhadap kesejahteraan Linmas, Alhamdulillah mereka mendapatkan Rp 500.000, Kita harapkan kinerja Linmas bisa ditingkatkan sehingga suasana, aman, tentram, dapat terus terjaga” ungkap kapten Agung.
Sementara itu bagi Slamet, salah seorang Linmas asal Bringin mengaku senang dengan pemberian Insentif kali ini. “Terima kasih pak Bupati, uang ini pasti akan bermanfaat bagi keluarga saya, semoga tahun depan ada lagi” ujarnya penuh harap.

Pantauan Rasika kegiatan pembagian berjalan lancar dengan kersama semua pihak.

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]