KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Perhatian! Seluruh Pasar Tradisional di Kabupaten Semarang Bakal Ditutup Satu Hari

Perhatian! Seluruh Pasar Tradisional di Kabupaten Semarang Bakal Ditutup Satu Hari

Perhatian! Seluruh Pasar Tradisional di Kabupaten Semarang Bakal Ditutup Satu Hari

Ilustrasi . (Foto/ist)

UNGARAN – Sebanyak 33 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Semarang bakal ditutup penuh selama satu hari pada hari Jumat (16/7/2021). Hal itu mengacu pada Instruksi Bupati (Inbup) Semarang terkait PPKM Darurat. Kegiatan tersebut dilakukan guna menekan angka positif covid-19 di Kabupaten Semarang.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang Heru Cahyono mengatakan sosialisasi penutupan pasar sudah dilakukan. Terkait hal itu ditegaskan tidak ada protes dari para pedagang.

Heru mengatakan tak hanya pedagang pasar tradisional, pedagang pasar pagi pun juga terkena penutupan pada tanggal tersebut. Sedangkan jam operasional pasar pagi juga akan disesuaikan, yang semula pukul 02.00-07.00 diubah menjadi pukul 06.00-10.00 WIB mulai Rabu 14 Juli sampai 20 Juli mendatang.

Heru menambahkan, selama penutupan pasar tersebut seluruh pasar yang ada di Kabupaten Semarang akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan. Ia mengaku sampai sejauh ini tidak ada klaster penularan covid-19 dari pasar tradisional. Selama ditutup, setiap pintu masuk lokasi pasar tradisional akan dijaga ketat petugas gabungan untuk memastikan tidak ada pedagang yang berjualan. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]