URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka bersama calon bupati Boyolali nomor urut 2, Agus Irawan, mengunjungi Pasar Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu (13/10/2024) pagi. Kehadiran mereka menarik perhatian ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi. Dalam kunjungannya, Gibran menyapa para pedagang yang menyampaikan kekhawatiran mereka terkait rencana pemindahan pasar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Blusukan ke Pasar, Gibran Pastikan Pasar Ampel Boyolali Tidak Dipindah

Blusukan ke Pasar, Gibran Pastikan Pasar Ampel Boyolali Tidak Dipindah

Blusukan ke Pasar, Gibran Pastikan Pasar Ampel Boyolali Tidak Dipindah

Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka bersama calon bupati Boyolali nomor urut 2 Agus Irawan blusukan menyapa para pedagang di Pasar Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (13/10/2024). Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM| BOYOLALI – Kedatangan Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka bersama calon bupati Boyolali nomor urut 2 Agus Irawan yang blusukan dengan menyapa para pedagang di Pasar Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (13/10/2024) pagi menarik perhatian ratusan warga yang telah menunggunya sejak pagi.

Dalam kunjungannya, Gibran disambut hangat oleh para pedagang yang langsung mencurahkan keluh kesah mereka. Gibran tiba di Pasar Ampel bersama anggota DPR dari Partai Gerindra, Adik Sasongko, dan calon bupati Boyolali nomor urut 2, Agus Irawan.

Putra sulung Presiden Jokowi ini berkeliling pasar tradisional tersebut, menyapa para pedagang yang mengandalkan pasar sebagai sumber rezeki sehari-hari. Para pedagang mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait rencana pemindahan pasar.

Mereka merasa bahwa jika pasar dipindah, jumlah pembeli akan berkurang. Menanggapi keluhan tersebut, Gibran memastikan bahwa Pasar Ampel tidak akan dipindah. Ia menjelaskan bahwa pasar akan direvitalisasi agar lebih nyaman dan tidak becek.

“Pasar akan direvitalisasi biar lebih nyaman dan biar tidak becek,” kata Gibran di hadapan para pedagang. Ia menambahkan bahwa Pasar Ampel merupakan pusat perekonomian masyarakat Boyolali yang tidak bisa sembarangan dipindah. “Pasar akan direvitalisasi biar lebih nyaman dan biar tidak becek,” ujarnya.

Pantauan wartawan Kedatangan Gibran selalu menarik perhatian masyarakat. Banyak warga yang mengajak mantan Wali Kota Solo ini untuk berfoto bersama, menunjukkan antusiasme mereka terhadap sosok yang rencananya akan dilantik sebagai Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024.

Gibran Rakabuming Raka saat berikan keterangan media

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved