KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Peringati Tahun Baru Islam 1446H, Pemkot Salatiga Gelar Pawai Taaruf

Peringati Tahun Baru Islam 1446H, Pemkot Salatiga Gelar Pawai Taaruf

Peringati Tahun Baru Islam 1446H, Pemkot Salatiga Gelar Pawai Taaruf

Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharam 1446H dan menyambut Hari Jadi ke-1274 Kota Salatiga, Pemkot Salatiga menggelar Pawai Taaruf 2024, diikuti ribuan peserta dari 46 grup/lembaga, termasuk satuan pendidikan dari TK hingga perguruan tinggi dan ormas Islam.
Foto dok IST
Suasana peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1446H, Pemkot Salatiga menggelar kirab keagamaan yang bertajuk Pawai Taaruf 2024. 

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharam 1446H, Pemkot Salatiga menggelar kirab keagamaan yang bertajuk Pawai Taaruf 2024. Ribuan peserta yang terdiri dari satuan pendidikan mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi bahkan Ormas Islam dengan total 46 grup/lembaga turut menyemarakkan kegiatan tersebut. Pawai yang dimulai dari Kampus satu UIN dan ‘Finish’ di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Minggu (7/7/24) itu merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut Hari Jadi ke-1274 Kota Salatiga.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga, Muh. Shidqon Effendi, yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera start bersama-sama. “Pawai Taaruf ini sebagai wadah untuk saling bersilaturahmi dan bersinergi antar umat muslim di Kota Salatiga. Kami harap nanti bisa saling menjaga ketertiban dan kebersihan ketika di jalan”. Jelas Shidqon.

Sementara itu Peringatan Tahun Baru Islam di Salatiga mengusung tema “Dengan semangat tahun baru 1446 H, Kita Wujudkan Kota Salatiga yang Harmoni dalam Berinovasi menuju Indonesia Emas”.

Pawai yang diperlombakan ini akan memperebutkan Piala dari Pj. Wali Kota, Kakan Kemenag, Kapolres, Dandim dan Kajari dengan kategori peserta terbanyak dan kreatifitas tiap peserta. Beragam karya ditampilkan, seperti Paskibraka, Kesenian Tari, Kostum menarik, Drumband/Drumblek dan masih banyak lagi. Pj. Wali Kota, Yasip Khasani, M.M menyampaikan Pawai Taaruf ini sebagai ajang untuk menunjukkan sisi kreatifitas dan inovasi umat Islam di Salatiga.

“Kalo saya bilang ini sebagai ‘show off’ ya, jadi kita mau melihat generasi muda Islam di Salatiga itu seperti apa. Kalau kita lihat tadi cukup kreatif dan inovatif dan dari tahun ketahun ada perbedaan”.

Kakan Kemenag, Drs. Wiharso, juga memberikan arahannya untuk kemajuan umat muslim di Salatiga.

“Yang jelas anak-anak kit aini harus terus kita edukasi khususnya untuk memperingati Hari Besar Islam ini. Harapannya anak-anak ini juga bisa lebih dekat dengan keagamaan mereka. Mudah-mudahan generasi penerus ini menjadi generasi yang luar biasa untuk Salatiga dan luar biasa untuk Indonesia”.

Dini, salah satu orang tua siswa yang turut bergabung dalam pawai menyampaikan kesan bahagianya. “Ya turut senang mas, kami sebagai orang tua hanya bisa mensupport anak untuk menjadi lebih baik, salah satunya dengan kegiatan semacam ini”. Tutupnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]