[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista

Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista

Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pelatihan Vokasi Merias Wajah (Make Up Artist/MUA) dan Pelatihan Barista di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Salatiga, secara resmi dibuka oleh Wali Kota Salatiga Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Salatiga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha.

Wali Kota Robby Hernawan menyampaikan apresiasi kepada Disperinaker Kota Salatiga, UPTD BLK, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM merupakan faktor penting dalam menjaga tren positif pembangunan daerah.

“Berdasarkan data ketenagakerjaan, kondisi Kota Salatiga menunjukkan perkembangan yang baik. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,98 persen. Capaian ini patut kita syukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus mencetak tenaga kerja yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Robby.

Ia juga mendorong para peserta untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi memiliki keberanian dan semangat untuk menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

“Selain memperoleh keterampilan, saya berharap para peserta memiliki pola pikir untuk tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga mampu menciptakan pekerjaan,” tegasnya.

Jenis pelatihan yang diselenggarakan sangat relevan dengan perkembangan industri saat ini. Tren konsumsi kopi yang terus meningkat telah membuka peluang usaha kedai kopi dan meningkatkan kebutuhan tenaga barista yang kompeten. Demikian pula profesi Make Up Artist (MUA) yang semakin dibutuhkan, baik untuk kebutuhan pernikahan, acara resmi, maupun industri kreatif. Kedua bidang tersebut dinilai memiliki prospek yang baik bagi masyarakat yang ingin merintis usaha secara mandiri.

Kepala Disperinaker Kota Salatiga, Agung Hendratmiko, menjelaskan bahwa pelatihan akan berlangsung selama 20 hari, mulai 6 hingga 31 Juli 2026. Peserta merupakan masyarakat pencari kerja yang telah lolos melalui proses seleksi, sedangkan pembiayaan kegiatan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Salatiga Tahun Anggaran 2026.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pencari kerja agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Dengan bekal tersebut, peserta diharapkan mampu terserap di sektor formal maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” jelas Agung.

Melalui penyelenggaraan pelatihan vokasi ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal untuk meningkatkan kompetensi, memperluas peluang kerja, menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta berkontribusi dalam mewujudkan SDM yang berkualitas dan kesejahteraan masyarakat Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Salatiga memberikan apresiasi kepada nasabah yang bertransaksi di kantor cabang, Jumat (4/9/2026). Petugas membagikan bunga mawar, jajanan, dan cokelat sebagai bentuk terima kasih sekaligus upaya mempererat hubungan dengan nasabah.
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Salatiga beri Apresiasi Khusus
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

[nama-tag]

INFOGRAFIS

[elementor_kabar_terkini]
[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Salatiga memberikan apresiasi kepada nasabah yang bertransaksi di kantor cabang, Jumat (4/9/2026). Petugas membagikan bunga mawar, jajanan, dan cokelat sebagai bentuk terima kasih sekaligus upaya mempererat hubungan dengan nasabah.
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Salatiga beri Apresiasi Khusus
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Muhammad Rivai, warga Cebongan, Salatiga, melaporkan penanganan perkara dugaan penipuan dan/atau penggelapan mobil Nissan Grand Livina ke Itwasda Polda Jateng pada Kamis (3/9/2026). Langkah itu dilakukan setelah terdakwa AG divonis 1 tahun 8 bulan, sementara kendaraan milik Rivai senilai sekitar Rp150 juta belum diketahui keberadaannya.
Livina Hilang, Setelah Ketemu tak ada Kejelasan , Korban Melapor ke Itwasda Polda

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

[pekok2]