URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (24/2/2023) | BMKG: Semarang umumnya berawan, berpotensi hujan ringan-sedang pada pagi hingga menjelang siang hari. Angin dari arah barat daya ke utara dengan kecepatan 10 km/jam- 30 km/jam. Suhu udara berkisar antara 25-32 derajat celcius. Dan kelembapan udara berkisar 65-95 persen.

Mbak Google

INFO BMKG

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (24/2/2023)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (24/2/2023)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (24/2/2023)

featured-img

Berdasarkan data cuaca yang diamati di Stasiun Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang tanggal 24 Februari 2023 pukul 05.30 WIB, prakiraan cuaca di Kota Semarang hujan ringan disertai guntur. Angin dari arah barat laut dengan kecepatan 16 km/jam. Suhu udara 24,9 derajat celcius dan kelembapan udara 93 persen.

Semarang umumnya berawan, berpotensi hujan ringan-sedang pada pagi hingga menjelang siang hari. Angin dari arah barat daya ke utara dengan kecepatan 10 km/jam- 30 km/jam. Suhu udara berkisar antara 25-32 derajat celcius. Dan kelembapan udara berkisar 65-95 persen.

Sedangkan untuk cuaca di Jawa Tengah pagi hari umumnya berawan, berpotensi hujan ringan-sedang di wilayah Pantura. Siang/Sore-awal malam umumnya hujan ringan-sedang.

Sedangkan potensi hujan sedang sampai lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang tersebar di wilayah pegunungan hingga dataran tinggi, Solo Raya, Jateng timur, pesisir selatan, Pantura dan sekitarnya.

Waspadai dampak bencana hidrometerologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang serta sambaran petir.

Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah sekitar 0,5 meter- 2,5 meter. Dan tinggi gelombang di perairan Selatan Jawa Tengah sekitar 0,8 meter- 3,0 meter.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

TERKINI

Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Gaya hidup nontunai semakin diminati masyarakat Jawa Tengah selama Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 pada 11–17 Agustus. Bank Indonesia mencatat 33.087 transaksi QRIS dengan nilai Rp149,78 juta, didukung...
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran...
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan...
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan...
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Paguyuban PKL Setia Kawan menggelar peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus HUT ke-24 paguyuban di kawasan Pasaraya Satu, Kota Salatiga, Minggu (30/8/2026) sore. Kegiatan diisi berbagai perlombaan,...
Muat Lebih

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved