URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Cuaca di Semarang dan sekitarnya pada Rabu, 09 April 2025 diperkirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di sore hingga awal malam hari terutama di wilayah selatan. Informasi ini disampaikan oleh Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang berdasarkan pengamatan pada pukul 06.00 WIB.

Mbak Google

INFO BMKG

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Rabu 9 April 2025

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Rabu 9 April 2025

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Rabu 9 April 2025

Citra Satelit Cuaca Pukul 05.50 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05.50 WIB
featured-img

PRAKIRAAN CUACA
SEMARANG DAN SEKITARNYA
BERLAKU TANGGAL 09 APRIL 2025 JAM 07.00 S.D. JAM 19.00 WIB

KEADAAN UMUM
Berdasarkan data cuaca yang diamati di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang tanggal 09 April 2025 pukul 06.00 WIB, Semarang kondisi berawan. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kec. 4 km/jam. Suhu udara: 26.3 °C dan kelembapan udara 90 %.

PRAKIRAAN CUACA

SEMARANG:

  • Pagi – siang: cerah berawan-berawan.
  • Sore – awal malam: berawan, berpotensi hujan ringan terutama di Semarang bagian selatan.
  • Angin: dari arah Barat – Utara, dengan kec. 05 – 25 km/jam.
  • Suhu udara: berkisar antara 26 – 33 °C.
  • Kelembapan udara: berkisar 60 – 90 %.

JATENG :

  • Pagi – siang: cerah berawan – berawan.
  • Sore – awal malam: umumnya berawan, berpotensi hujan ringan – sedang tersebar tidak merata dengan waktu yang bervariasi.
  • Potensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terutama di wilayah Pegunungan-dataran tinggi dan sekitarnya.
  • Waspada potensi bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, dll.
  • Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah = 0.1 – 1.25 meter Tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah = 0.5 – 2.5 meter

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 27 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Sore hingga awal malam, wilayah pegunungan tengah berpotensi hujan ringan, sementara kondisi musim kemarau meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
27 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, sebagian wilayah berawan dengan potensi hujan ringan di pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
26 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 25 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 85%, dan angin timur 4 km/jam. Kondisi berpotensi berubah menjadi berawan pada sore hingga awal malam.
25 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Paguyuban PKL Setia Kawan menggelar peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus HUT ke-24 paguyuban di kawasan Pasaraya Satu, Kota Salatiga, Minggu (30/8/2026) sore. Kegiatan diisi berbagai perlombaan,...
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026 berlangsung meriah di Ambarawa, Minggu (30/8/2026), dengan melibatkan 85 kontingen untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini menghidupkan...
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Dua kecelakaan tunggal terjadi di Kota Salatiga, Sabtu (29/8/2026) malam, mengakibatkan lima orang mengalami luka. Honda Jazz menabrak pohon di Jalan Argorumakso, sementara Toyota Agya terguling di JLS,...
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan...
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026)...
Muat Lebih

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved