[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
Cuaca di wilayah Semarang dan sekitarnya pada 15 April 2025 diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga awal malam hari. Prakiraan ini disampaikan oleh Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang berdasarkan pengamatan pada pukul 05.30 WIB.

Mbak Google

INFO BMKG

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa 15 April 2025

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa 15 April 2025

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa 15 April 2025

Citra Satelit Cuaca Pukul 05.30 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05.30 WIB

PRAKIRAAN CUACA
SEMARANG DAN SEKITARNYA
BERLAKU TANGGAL 15 APRIL 2025 JAM 07.00 S.D. JAM 19.00 WIB

KEADAAN UMUM
Berdasarkan data cuaca yang diamati di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang tanggal 15 April 2025 pukul 05.30 WIB, Semarang kondisi berawan. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kec. 04 km/jam. Suhu udara: 24.8 °C dan kelembapan udara 93 %.

PRAKIRAAN CUACA
SEMARANG:

  • Pagi : umumnya berawan, berpotensi hujan ringan.
  • Siang/sore – awal malam: berawan, berpotensi hujan ringan – sedang.
  • Angin: dari arah Barat – Utara, dengan kec. 05 – 25 km/jam.
  • Suhu udara: berkisar antara 26 – 32 °C.
  • Kelembapan udara: berkisar 60 – 90 %.

JATENG :

  • Pagi: cerah berawan – berawan.
  • Siang/sore – awal malam: berawan, berpotensi hujan ringan – sedang tersebar merata dengan waktu bervariasi.
  • Potensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Pegunungan – dataran tinggi, Jateng timur, Solo raya, dan sekitarnya.
  • Waspada potensi bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, hujan es, dll.
  • Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah = 0.5 – 1.25 meter
  • Tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah = 2.5 – 4.0 meter

Sumber:

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 28 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 84%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah diperkirakan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
28 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
26 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 25 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 73 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Pegunungan Tengah bagian barat dan sekitarnya.
25 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan Barat
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

TERKINI

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston...
KAI Daop 4 Semarang meluncurkan livery vintage hijau-kuning pada KA Argo Merbabu di Stasiun Semarang Tawang, Senin (28/9/2026), dalam rangka HUT ke-81 KAI. Meski eksterior bernuansa klasik, fasilitas dan layanan di dalam kereta tetap menggunakan standar reguler. Kereta ini melayani rute Semarang–Jakarta dengan kapasitas sekitar 450 penumpang.
Rayakan HUT ke-81 KAI, Argo Merbabu Tampil dengan Livery Vintage
KAI Daop 4 Semarang meluncurkan livery vintage hijau-kuning pada KA Argo Merbabu di Stasiun Semarang Tawang, Senin (28/9/2026), dalam rangka HUT ke-81 KAI. Meski eksterior bernuansa klasik, fasilitas dan...
Nasmoco menghadirkan lima model Toyota dalam GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome, Undip Tembalang, 30 September–4 Oktober 2026. Kelima model tersebut meliputi bZ4X Touring Battery EV, Land Cruiser 300 Hybrid EV, Hilux Double Cabin, Alphard Hybrid EV, dan Veloz Hybrid EV “Cut Body” untuk memperkenalkan pilihan kendaraan serta teknologi elektrifikasi kepada masyarakat.
Lima Model Toyota dan Beragam Promo Nasmoco Meriahkan GIIAS Semarang 2026
Nasmoco menghadirkan lima model Toyota dalam GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome, Undip Tembalang, 30 September–4 Oktober 2026. Kelima model tersebut meliputi bZ4X Touring Battery EV, Land Cruiser 300 Hybrid...
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka...
Nasmoco kembali mengikuti GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome, Undip Tembalang, 30 September–4 Oktober 2026 dengan membawa lima kendaraan Toyota dan teknologi elektrifikasi. Melalui booth seluas 270 meter persegi, Nasmoco menampilkan bZ4X Touring BEV, Land Cruiser 300 Hybrid EV, Hilux Double Cabin, Alphard Hybrid EV, dan Veloz Hybrid EV sekaligus menawarkan program pembelian serta aktivitas bagi pengunjung.
Nasmoco Pamerkan Teknologi MultiPathway Toyota di GIIAS Semarang 2026
Nasmoco kembali mengikuti GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome, Undip Tembalang, 30 September–4 Oktober 2026 dengan membawa lima kendaraan Toyota dan teknologi elektrifikasi. Melalui booth seluas 270 meter...
Muat Lebih

POPULER

Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]