KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Resal Terkejut PSIS Kalah Lawan Dewa United: Kita Menguasai Jalannya Pertandingan

Resal Terkejut PSIS Kalah Lawan Dewa United: Kita Menguasai Jalannya Pertandingan

Resal Terkejut PSIS Kalah Lawan Dewa United: Kita Menguasai Jalannya Pertandingan

SEMARANG – PSIS secara mengejutkan kalah atas tim tuan rumah Dewa United dengan skor 1-2 pada laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2022-2023 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Senin (28/8/2022). Dua gol Dewa United terjadi pada menit ke-35 melalui tendangan Karim Rossi diluar kotak penalti dan Majed Osman pada menit ke-57.

Selang beberapa menit, Laskar Mahesa Jenar berhasil memperkecil ketertinggalan. Skor diciptakan oleh Wawan Febriyanto melalui sundulan pada menit ke-59. Akan tetapi hingga peluit panjang skor tidak berubah 1-2 atas kemenangan Dewa United.

Asisten Pelatih PSIS, Achmad Resal mengakui kekecewaan atas kekalahan ini. Ia menyebut timnya sudah menguasai jalannya pertandingan dari awal sampai akhir, namun hasil yang diharapkan belum dapat diraih.

“Soal hasil saya kecewa tapi inilah sepak bola. Kita menguasai jalannya pertandingan dari awal sampai akhir. Ini akan menjadi evaluasi bagi kita untuk menghadapi pertandingan selanjutnya,” ujar Resal saat jumpa pers.

Meski kalah, Resal mengakui bahwa anak asuhnya sudah bermain secara maksimal dengan bermain menyerang. Akan tetapi, perjuangan Tim Laskar Mahesa Jenar harus pupus usai peluang Dewa United bisa diselesaikan secara maksimal.

“Saya akui anak-anak sudah berjuang maksimal namun memang nasib belum berpihak. Inilah sepak bola dua kali peluang mereka dua gol,” terangnya.

Disisi lain, Resal menjelaskan alasan Fortes belum bisa diturunkan hingga pertandingan ini. Ia menyebut semua pemain selalu siap meski tanpa kehadiran striker asal Portugal itu.

lSoal fortes memang belum fit dan tidak kita bawa pada pertandingan sore hari ini. Yang jelas di PSIS tidak ada bintang, semua pemain sama. Saya tegaskan kepada anak-anak yang siap dialah yang bermain,” bebernya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS, Octafianus menambahkan bahwa tiga kali laga tandang berturut ini memang tidak mudah. Dirinya juga mengaku kecewa atas kekalahan ini namun dari sisi positifnya para pemain bisa menyerang.

“Kecewa atas kekalahan ini pasti tapi ada positifnya saat away kita bisa menyerang. Tiga kali pertandingan tandang kita banyak defend ini kita bisa menyerang. Kita benahi dan belajar lagi untuk pertandingan selanjutnya,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]