[audio_player]
[posts_like_dislike]
Di tengah perayaan Paskah, Universitas Kristen Satya Wacana menggelar Lomba Menghias Salib yang melibatkan siswa dari tingkat Kelompok Bermain hingga SMA Kristen Satya Wacana. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momen bagi siswa untuk mengekspresikan iman dan kreativitas mereka dalam merayakan Paskah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Semarak Paskah, UKSW Gelar Lomba Menghias Salib

Semarak Paskah, UKSW Gelar Lomba Menghias Salib

Semarak Paskah, UKSW Gelar Lomba Menghias Salib

Para siswa saat menampilkan kreativitas mereka dalam menghias salib Foto dok Humas UKSW
Para siswa saat menampilkan kreativitas mereka dalam menghias salib Foto dok Humas UKSW

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Di tengah semaraknya perayaan Paskah, Universitas Kristen Satya Wacana kembali menggelar kegiatan yang penuh makna dan keceriaan. Campus Ministry mengadakan Lomba Menghias Salib yang melibatkan para siswa mulai dari tingkat Kelompok Bermain, Sekolah Dasar , Sekolah Menengah Pertama , hingga SMA Kristen Satya Wacana. (22.3.2024)

Lomba ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebuah momen bagi para siswa untuk mengekspresikan iman dan kekreatifitasan mereka dalam merayakan Paskah. Di Aula SD Kristen Satya Wacana, ratusan siswa berkumpul bersama dengan satu tujuan yang sama yaitu menciptakan salib yang indah dan bermakna dengan bahan-bahan bekas.

Para siswa tidak hanya menampilkan kreativitas mereka dalam menghias salib, tetapi juga menyampaikan makna yang dalam melalui karya mereka. Masing-masing salib mencerminkan cerita iman, harapan, dan kasih yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada umat manusia.

Salah satu contoh partisipasi yang luar biasa adalah karya Priscilla Renavita Hutagalung, yang menggunakan tutup botol dan tutup galon bekas untuk menciptakan sebuah salib indah. Tulisan “Mari bersukaria, Yesus Telah Bangkit” menjadi pesan Paskah yang disampaikan melalui karyanya.

“Senang sekali bisa ikut lomba bersama teman-teman,” ungkap siswi kelas tiga tersebut.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Halcyon Aksa Widiaji, siswa kelas dua. Ia bahkan menjelaskan makna simbolis yang terkandung dalam karyanya. “Aku menggunakan daun palem seperti saat Yesus dipuji-puji saat masuk ke Kota Yerusalem. Kemudian, aku menggunakan mahkota duri karena Yesus dipakaikan mahkota duri, dan ada warna ungu karena warna ungu artinya agung,” jelasnya.

Di sisi lain, sejumlah kelompok siswa SMP dan SMA menghias salib dari kayu dengan ukuran yang besar. Salah satu kelompok tampak melukis salib dengan lukisan perjamuan terakhir Yesus dengan indah, sesuai dengan tema lomba. Selain itu, mereka juga menghiasnya dengan menggunakan koran dan barang-barang bekas.

Pdt. Dr. Ferry Nahusona, M.Si., Kepala Campus Ministry UKSW, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi nilai dan pembinaan spiritual anak-anak sejak dini. “Ini adalah bagian dari upaya kami dalam mengembangkan kreativitas anak-anak dan memperkenalkan mereka dengan simbol-simbol kekristenan,” terangnya.

BACA JUGA :

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]