KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tangis Haru Warga Binaan dan Keluarga, Warnai Program Sungkeman Rutan Salatiga

Tangis Haru Warga Binaan dan Keluarga, Warnai Program Sungkeman Rutan Salatiga

Tangis Haru Warga Binaan dan Keluarga, Warnai Program Sungkeman Rutan Salatiga

[@]Menyambut bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga gelar doa bersama, peringatan Isro Mi’roj dan program ‘sungkeman’ yang ditujukan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kepada orang tua dan keluarga.

Kepada Rasika FM, Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano yang mengatakan selain pelaksanaan doa bersama, kami membuat sebuah program bernama ‘Sungkeman’.

“Sungkeman salah satu wadah sebagai bentuk penyesalan, penebusan dosa serta menjadi momentum WBP untuk mohon maaf dan berjanji dihadapan orang tua ataupun keluarga, akan kesalahan masa lalu,” ujarnya Sabtu (11/03/2023).

Andri menjelaskan tidak seluruh WBP mengikuti program sungkeman, total ada 60 WBP pilihan. “Ada 60 WBP terpilih diantaranya dengan kategori nilai SPPN Sangat baik, aktif mengikuti program pembinaan, dan tidak melanggar aturan,” jelasnya.

Termasuk, untuk tidak melanggar nilai-nilai hukum atau nilai-nilai etika bermasyarakat.

Andri berharap dengan kegiatan ini teman-teman WBP kedepan bisa menjadi manusia dalam pribadi yang lebih baik dan tentunya tidak melanggar hukum serta atau nilai-nilai etika / norma dalam bermasyarakat.

“Tentunya dengan pembinaan dan program ini, kami berharap kedepan teman – teman santri WBP ini bisa menjadi pribadi yang lebih baik, tidak melanggar hukum serta mematuhi nilai-nilai etika atau norma dalam masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu salah satu peserta dari WBP, Budi Giyanto sangat bersyukur dan berterimakasih atas kegiatan yang diprakarsai langsung oleh Kepala Rutan.

“Saya sangat bersyukur dan terimakasih kepada Bapak Kepala Rutan Salatiga, akhirnya saya dapat bertemu dengan istri dan anak melalui program ini, terlebih saya berjanji akan menjadi orang yang baik,” ucapnya.

Budi menambahkan sangat memanfaatkan momentum kegiatan ini untuk meminta maaf pada keluarga dan tentunya nanti menjadi imam yang baik.

“Saya sangat terharu dan momen ini saya manfaatkan bertemu dengan keluarga, meminta maaf dan saya berjanji akan menjadi imam yang baik,” pungkasnya.

– Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano saat diwawancarai Rasika FM
– Suasana sungkeman di Rutan Salatiga penuh haru

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]