KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Warga Surakarta Temukan Bungkusan Mencurigakan, Tim Gegana Nyatakan Bukan Material Berbahaya

Warga Surakarta Temukan Bungkusan Mencurigakan, Tim Gegana Nyatakan Bukan Material Berbahaya

Warga Surakarta Temukan Bungkusan Mencurigakan, Tim Gegana Nyatakan Bukan Material Berbahaya

SURAKARTA – Bungkusan benda mencurigakan ditemukan di jalan arifin kelurahan Kampung Baru kec Pasar Kliwon, Surakarta. Karena dianggap meresahkan, dua warga yang melintas melaporkan hal itu ke kantor Denpom Surakarta yang kebetulan dekat dengan lokasi.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy saat dikonfirmasi terkait hal itu membenarkan dan menegaskan barang tersebut bukan benda berbahaya. Ia menjelaskan kronologi kejadiannya adalah pada hari Rabu, (30/12/2022) sekira pukul 06.00 WIB di lokasi kejadian pada saat dua orang warga melintas, melihat ada sebuah tas belanja warna biru motif bunga tergeletak di trotoar jalan.

“Karena mencurigakan, kemudian warga menginformasikan ke piket Kantor Denpom 4/IV yg tak jauh dari lokasi tersebut,” jelas Iqbal saat dihubungi.

Menerima laporan itu, pihak Denpom segera melaporkan ke Polresta Surakarta yang selanjutnya menghubungi Tim Gegana Satbrimobda Jateng untuk dilakukan pemeriksaan.

“Tim Gegana meluncur ke lokasi dan segera mengevakuasi benda mencurigakan tersebut. Setelah dilakukan analisa dan penguraian oleh tim Gegana, didapati bahwa itu bukan barang berbahaya,” paparnya.

Iqbal menyatakan, hasil laporan tim Gegana menyatakan bungkusan yang ditemukan itu hanya berisi plastik merah yang berisi semen dan sama sekali tidak mengandung bahan berbahaya.

“Situasi secara umum Kota Surakarta kondusif. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat Surakarta yang langsung berkoordinasi dengan instansi terkait. Ini menunjukkan kesadaran tinggi masyarakat yang peduli dengan lingkungannya,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]