URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Musyawarah Wilayah (Muswil) Majelis Pesantren dan Ma’had Dakwah Indonesia (MAPADI) Provinsi Jawa Tengah membahas pentingnya penyesuaian pola asuh terhadap generasi Z di Hotel Azhima Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (3/3/2024). Dengan tema "Pola Pengasuhan Generasi Z", acara ini dihadiri oleh 54 orang dari Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, dan perwakilan Pesantren anggota MAPADI Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pengurus MAPADI Jateng Terbentuk, Bahas Pola & Tantangan Pengasuhan Santri Generasi Z

Pengurus MAPADI Jateng Terbentuk, Bahas Pola & Tantangan Pengasuhan Santri Generasi Z

Pengurus MAPADI Jateng Terbentuk, Bahas Pola & Tantangan Pengasuhan Santri Generasi Z

Musyawarah Wilayah (Muswil) Majelis Pesantren dan Ma’had Dakwah Indonesia (MAPADI) Provinsi Jawa Tengah membahas pentingnya penyesuaian pola asuh terhadap generasi Z di Hotel Azhima Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (3/3/2024). Dengan tema "Pola Pengasuhan Generasi Z", acara ini dihadiri oleh 54 orang dari Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, dan perwakilan Pesantren anggota MAPADI Jawa Tengah.
Foto dok IST
Mapadi Jateng saat gelar Muswil di Hotel Azhima Solo
featured-img

RASIKAFM.COM | SOLO – Perkembangan zaman yang semakin cepat membuat pola asuh generasi saat ini atau generasi Z juga harus menyesuaikan. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang disoroti oleh Majelis Pesantren dan Ma’had Dakwah Indonesia (MAPADI) Provinsi Jawa Tengah saat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Hotel Azhima Solo, Jawa Tengah (Jateng) Minggu (3/3/2024).

Secara spesifik, Muswil kali ini mengusung tema Pola Pengasuhan Generasi Z. Kegiatan ini diikuti oleh 54 orang dari Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, dan perwakilan/utusan dari Pesantren anggota MAPADI Jawa Tengah dan dikemas dengan sarasehan.

Pemateri KH. Ahmad Kasban Syarqowy, mengatakan, perlunya menyiapkan generasi penerus yang sholeh dan sholehan. Mendidik santri di pesantren, semata-mata tidak hanya sebatas mengajarkan ilmu saja.

“Tapi juga sudah seharusnya kita “ikat” mereka dengan senantiasa mendo’akan mereka agar menjadi generasi penerus yang sholehah,” kata KH Kasban melalui siaran persnya.

Sementara itu, KH Budiman Mustofa, menyebut, karakter santri/anak Generasi Z ini memerlukan perhatian dan terampil dalam memanfaatkan teknologi. Sehingga potensi itu tidak dihentikan, namun harus disalurkan dan dikelola dengan baik.

“Selalu libatkan Allah dalam mendidik santri/anak agar di era digital yang berkembang pesat ini santri/anak tidak hanya terampil memanfaatkan teknologi tapi juga terjaga keimanan dan karakter/akhlaknya,” kata KH Budiman.

Menurutnya, selain terampil berteknologi, Gen-Z ini juga perlu pemberian apresiasi dan perhatian. Sebab karakter santri/anak jaman sekarang (Generasi Z) ini, sangat suka diberikan apresiasi dan perhatian.

“Maka kita selaku pendidik harus pandai-pandai dalam memberikan perhatian dan apresiasi meskipun bentuknya yang sederhana,” bebernya.

Hal senada juga dikatakan Ustadz Muchammad Wachid Romadlon, selain terampil berteknologi hendaknya dalam mendidik santri/anak dibutuhkan kurikulum dan contoh model yang baik. Salah satunya adalah memberikan contoh yang baik dari para pengasuh dan pengajar.

Diakhir acara Muswil ini menetapkan Ustadz KH. Budiman Mustofa, Lc., M.P.I. sebagai Ketua MAPADI Wilayah Jawa Tengah yang baru.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga