[audio_player]
[posts_like_dislike]
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menggelar English and Music Competition Days (EMCD) 2025, ajang tahunan yang diikuti oleh 150 peserta dari berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA. Kompetisi ini berlangsung di Balairung Universitas UKSW dan beberapa lokasi lainnya pada Jumat, 21 Februari 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Youthful Spirit and Culture: EMCD 2025 UKSW Hadirkan Karya Kreatif Pelajar Indonesia

Youthful Spirit and Culture: EMCD 2025 UKSW Hadirkan Karya Kreatif Pelajar Indonesia

Youthful Spirit and Culture: EMCD 2025 UKSW Hadirkan Karya Kreatif Pelajar Indonesia

Salah satu siswa saat ikuti  EMCD 2025
Salah satu siswa saat ikuti  EMCD 2025

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menggelar ajang tahunan English and Music Competition Days (EMCD) 2025, Jumat (21/02/2025). Kegiatan yang berlangsung di Balairung Universitas dan beberapa lokasi lainnya ini menjadi wadah bagi siswa-siswi tingkat SMP dan SMA dari berbagai daerah untuk menyalurkan bakat di bidang Bahasa Inggris dan musik. Tahun ini, sebanyak 150 peserta mengikuti lomba, dengan 94 peserta hadir langsung untuk mengikuti tahap final.

Mengusung tema “Youthful Spirit and Culture”, EMCD 2025 bertujuan tidak hanya untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris dan musikalitas generasi muda, tetapi juga menanamkan semangat melestarikan budaya melalui ekspresi kreatif. Para peserta berasal dari berbagai sekolah, termasuk SMA Loyola Semarang, SMA Kristen 1 Salatiga, SMA Regina Pacis Surakarta, SMA Negeri 1 Salatiga, SMA Tritunggal Semarang, SMA Sedes Sapientiae Jambu, SMA Karangturi, SMAK YSKI, SMA Budi Utama, SMAN 1 Tengaran, SMAN 1 Denpasar, SMA Unggulan RUSHD, SMK Bhakti Mulia Wonogiri, MAN 2 Gresik, PKBM Tunas Harapan, SMPN 1 Salatiga, SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, Junior High School 2 Semarang, dan lainnya.

Ketua panitia EMCD 2025, Devina Berliana Putri, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. “Tahun ini terdapat dua perbedaan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu keterlibatan peserta dari jenjang SMP dan pemindahan lokasi acara final dari Kampus Kartini UKSW ke Balairung Universitas, yang diharapkan dapat memberikan ruang lebih luas dan meningkatkan eksposur kegiatan,” ungkap mahasiswa FBS ini.

Dalam pelaksanaan kompetisi, peserta melalui tahap seleksi awal secara daring dengan mengirimkan video penampilan mereka untuk dinilai oleh dewan juri. Delapan peserta terbaik dari masing-masing kategori kemudian diundang untuk tampil langsung pada babak final di UKSW. Khusus untuk kategori solo vocal dan band, para peserta langsung tampil di lokasi untuk memperebutkan posisi juara.

Pengalaman Berharga

Dekan FBS UKSW, Drs. Agastya Rama Listya, M.S.M., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya EMCD 2025. Ia menekankan bahwa ajang ini selaras dengan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan diri tidak hanya di bidang akademik tetapi juga non-akademik.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap dapat menarik minat peserta untuk melanjutkan pendidikan di FBS UKSW, yang memiliki empat program studi, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris, Seni Musik, dan Magister Pendidikan Bahasa Inggris,” jelasnya.

BACA JUGA :

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]