URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai 0,8 meter pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Kenaikan muka air laut di pesisir Semarang dan sekitarnya berpotensi memengaruhi kawasan rendah pesisir, terutama saat bertepatan dengan aktivitas angin dan gelombang Laut Jawa.

Mbak Google

INFO BMKG

09 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

09 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

09 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

featured-img

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang surut di wilayah Semarang pada Kamis, 9 Juli 2026, mengalami kenaikan sejak dini hari hingga mencapai puncaknya pada siang sampai sore hari. Tinggi muka air laut tertinggi diprediksi mencapai 0,8 meter pada pukul 13.00, 14.00, 15.00, dan 16.00 WIB.

Berdasarkan grafik prakiraan pasang surut harian, muka air laut pada pukul 01.00 WIB berada di kisaran 0,4 meter. Ketinggian air kemudian meningkat menjadi 0,5 meter pada pukul 02.00 WIB dan mencapai 0,6 meter pada pukul 03.00–04.00 WIB. Memasuki pagi hari, tinggi muka air laut naik menjadi 0,7 meter pada pukul 05.00 hingga 12.00 WIB.

Puncak pasang diprakirakan terjadi selama empat jam, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, dengan tinggi muka air laut 0,8 meter. Nilai tersebut berada di atas garis Mean Sea Level atau MSL yang berada pada kisaran 0,6 meter. Setelah itu, muka air laut diprediksi kembali turun menjadi 0,7 meter pada pukul 17.00 WIB, 0,6 meter pada pukul 18.00 WIB, dan 0,5 meter pada pukul 19.00 WIB.

Surut terendah diprakirakan terjadi pada pukul 23.00 WIB dengan tinggi muka air laut sekitar 0,2 meter. Pada pukul 21.00, 22.00, dan 24.00 WIB, muka air laut berada di kisaran 0,3 meter. Pola tersebut menunjukkan kenaikan muka air laut berlangsung bertahap sejak dini hari hingga siang, sebelum kembali turun pada sore hingga malam hari.

Untuk kondisi cuaca maritim Perairan Semarang–Demak, BMKG memprakirakan cuaca cerah pada pagi hingga siang hari, kemudian cerah berawan pada sore hingga malam hari. Suhu udara berkisar 25–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara sekitar 50–77 persen. Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 7–15 knot, dengan hembusan maksimum mencapai 22 knot.

Tinggi gelombang di Perairan Semarang–Demak diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter. Arus laut bergerak dominan ke arah selatan dengan kecepatan sekitar 0,69–1,00 knot. Kondisi tersebut perlu diperhatikan oleh nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir Laut Jawa.

Sumber

📰 Dikutip dari: BMKG Maritim Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 29 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang mencapai 26 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi disertai peningkatan kecepatan angin serta risiko kebakaran hutan dan lahan.
29 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Ringan, Angin Kencang, dan Karhutla di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 27 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan serta peningkatan kecepatan angin.
27 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla dan Peningkatan Kecepatan Angin di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 25 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 20,8 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara BMKG mengingatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan akibat cuaca yang cenderung kering.
25 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 24 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 73 persen, sementara cuaca kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
24 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah

TERKINI

Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, dinilai berhasil membangun pariwisata berkelanjutan dengan mengutamakan pelestarian adat, budaya, agama, dan lingkungan. Hal itu disampaikan Kepala Badan...
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan...
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Seorang penyandang disabilitas asal Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sugeng, terus mengembangkan usaha kerajinan kuda lumping yang menjadi sumber penghidupan keluarganya. Bantuan...
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga menggelar pasar murah dan layanan cek kesehatan gratis di halaman Kantor Kejari Salatiga, Kecamatan Argomulyo, Rabu (29/7/2026). Kepala Kejari Salatiga Erik Meza Nusantara mengatakan...
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pemerintah Kabupaten Semarang mengalokasikan anggaran Rp12,6 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak 2026 yang akan diikuti 142 desa. Hal itu disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Ungaran, Rabu...
Muat Lebih

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'