URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir Semarang dan pantura Jawa Tengah seiring kenaikan muka air laut pada siang hingga sore hari.

Mbak Google

INFO BMKG

10 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Sentuh 0,9 Meter

10 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Sentuh 0,9 Meter

10 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Sentuh 0,9 Meter

featured-img

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang laut di wilayah perairan Semarang masih relatif tinggi pada Rabu, 10 Juni 2026. Berdasarkan data prakiraan pasang surut harian, muka air laut diprediksi mencapai puncaknya pada pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan ketinggian maksimum 0,9 meter.

Data pasang surut menunjukkan permukaan laut mengalami kenaikan bertahap sejak dini hari. Tinggi muka air laut tercatat sekitar 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB, kemudian meningkat menjadi 0,6 meter pada pagi hari dan terus naik hingga mencapai 0,9 meter pada siang sampai sore hari. Setelah pukul 17.00 WIB, muka air laut mulai berangsur turun hingga mencapai surut terendah sekitar 0,2 meter pada pukul 23.00 WIB.

BMKG Maritim mencatat Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka air laut berada di kisaran 0,6 meter. Selisih antara MSL dan pasang maksimum diperkirakan cukup memengaruhi wilayah pesisir rendah, terutama kawasan yang selama ini rawan genangan rob ketika pasang laut meningkat.

Untuk kondisi cuaca maritim di perairan Semarang–Demak, BMKG memprakirakan cuaca dominan cerah berawan sejak pagi hingga malam hari. Memasuki Kamis dini hari, cuaca diprakirakan tetap cerah berawan. Suhu udara berkisar 26–29 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 66–85 persen.

Kecepatan angin di wilayah Laut Jawa bagian utara Jawa Tengah diprakirakan berada pada kisaran 5–10 knot dengan hembusan maksimum mencapai 18 knot. Arus laut bergerak ke arah barat daya (SW) dengan kecepatan sekitar 0,64 hingga 1,19 knot. Sementara itu, tinggi gelombang laut umumnya berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, meski pada pagi hari sempat berada di level lebih rendah sekitar 0,1–0,5 meter.

Kondisi gelombang yang relatif rendah dinilai masih mendukung aktivitas pelayaran dan nelayan tradisional. Namun, peningkatan muka air laut saat pasang maksimum siang hingga sore tetap perlu diwaspadai karena berpotensi memicu rob di sejumlah kawasan pesisir Semarang, Demak, dan jalur pantura Jawa Tengah.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, pelaku aktivitas pelabuhan, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut, terutama pada periode pasang maksimum pada siang hingga sore hari.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

05 September 2026 Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
05 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta angin dari selatan 3 km/jam. Pada musim kemarau, BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan
03 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 2 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,6°C, kelembapan 71 persen, serta angin tenggara 6 km/jam. Pada sore hingga awal malam, hujan ringan berpotensi turun di pegunungan, sementara musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
02 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 1 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,9°C, kelembapan 77 persen, serta angin dari tenggara 10 km/jam. Kondisi kemarau juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan serta gelombang tinggi di perairan selatan.
01 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah

TERKINI

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara seluruh kegiatan kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keputusan itu setelah rapat koordinasi bersama Forkopimda, Pemprov Jateng, akademisi, OPD, dan perwakilan masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara seluruh kegiatan kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keputusan...
05 September 2026 Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
05 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 5 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 22,9°C, kelembapan 84 persen,...
Warga Jangli, Tembalang, Kota Semarang, menemukan kerangka manusia di lahan kosong tepi jalan tol pada Jumat (4/9/2026). Kerangka yang diduga perempuan itu diperkirakan telah meninggal sekitar satu tahun dan diduga berkaitan dengan hilangnya Mozza Axillia Gunarsa. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitasnya.
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Polisi mengamankan pria berinisial MCDA (22) di Blora setelah penyelidikan kasus hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18) selama sekitar satu tahun mengarah pada dugaan tindak pidana di Kota Semarang. Polisi...
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pemkot Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga harga pangan dan daya beli warga. Sepanjang Agustus 2026, program...
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni 2025. Polisi masih melakukan pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA untuk memastikan identitas kerangka tersebut secara ilmiah.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni...
Muat Lebih

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka