Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi perairan Semarang–Demak pada Senin, 20 Juli 2026, masih relatif kondusif. Meski demikian, masyarakat di wilayah pesisir tetap diminta mewaspadai fase pasang maksimum yang diperkirakan terjadi pada tengah hari hingga awal sore.
Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut meningkat secara bertahap sejak dini hari. Ketinggian air tercatat sekitar 0,4 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB, kemudian naik menjadi 0,5 meter pada pukul 03.00 WIB, 0,6 meter pada pukul 04.00–05.00 WIB, 0,7 meter pada pukul 06.00–08.00 WIB, dan 0,8 meter pada pukul 09.00–11.00 WIB.
Puncak pasang diprakirakan terjadi pada pukul 12.00 hingga 14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter, atau berada sekitar 0,3 meter di atas Mean Sea Level (MSL) 0,6 meter. Setelah itu, permukaan laut berangsur turun menjadi 0,8 meter pada pukul 15.00–16.00 WIB, 0,7 meter pukul 17.00 WIB, 0,6 meter pukul 18.00 WIB, hingga mencapai surut terendah 0,2 meter pada pukul 22.00 WIB sebelum kembali naik tipis menjadi 0,3 meter menjelang tengah malam.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air di kawasan pesisir, terutama di wilayah Semarang bagian utara, kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, tambak, permukiman pesisir, serta daerah rendah yang rentan mengalami genangan apabila bertepatan dengan faktor lokal seperti hujan atau drainase yang kurang optimal.
Sementara itu, prakiraan cuaca maritim menunjukkan kondisi cerah berawan mendominasi perairan Semarang–Demak sejak pagi hingga malam hari. Menjelang dini hari Selasa (21 Juli 2026), cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan hingga berawan tebal pada pagi berikutnya.
Suhu udara di perairan berkisar 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 61–79 persen. Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 5–12 knot dengan hembusan maksimum mencapai 18 knot. Suhu permukaan laut diprakirakan sekitar 29 derajat Celsius.
Gelombang laut diperkirakan tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, yang termasuk kategori rendah hingga sedang. Kecepatan arus laut berkisar 0,67–0,87 knot dengan dominasi arah menuju selatan, kemudian berubah menuju barat daya pada periode berikutnya.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Senin, 20 Juli 2026 pic.twitter.com/ixfgGb8RKr
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) July 19, 2026



