URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 0,9 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di kawasan pesisir saat bertepatan dengan aktivitas masyarakat dan pelayaran.

Mbak Google

INFO BMKG

20 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Semarang

20 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Semarang

20 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Semarang

featured-img

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi perairan Semarang–Demak pada Senin, 20 Juli 2026, masih relatif kondusif. Meski demikian, masyarakat di wilayah pesisir tetap diminta mewaspadai fase pasang maksimum yang diperkirakan terjadi pada tengah hari hingga awal sore.

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut meningkat secara bertahap sejak dini hari. Ketinggian air tercatat sekitar 0,4 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB, kemudian naik menjadi 0,5 meter pada pukul 03.00 WIB, 0,6 meter pada pukul 04.00–05.00 WIB, 0,7 meter pada pukul 06.00–08.00 WIB, dan 0,8 meter pada pukul 09.00–11.00 WIB.

Puncak pasang diprakirakan terjadi pada pukul 12.00 hingga 14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter, atau berada sekitar 0,3 meter di atas Mean Sea Level (MSL) 0,6 meter. Setelah itu, permukaan laut berangsur turun menjadi 0,8 meter pada pukul 15.00–16.00 WIB, 0,7 meter pukul 17.00 WIB, 0,6 meter pukul 18.00 WIB, hingga mencapai surut terendah 0,2 meter pada pukul 22.00 WIB sebelum kembali naik tipis menjadi 0,3 meter menjelang tengah malam.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air di kawasan pesisir, terutama di wilayah Semarang bagian utara, kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, tambak, permukiman pesisir, serta daerah rendah yang rentan mengalami genangan apabila bertepatan dengan faktor lokal seperti hujan atau drainase yang kurang optimal.

Sementara itu, prakiraan cuaca maritim menunjukkan kondisi cerah berawan mendominasi perairan Semarang–Demak sejak pagi hingga malam hari. Menjelang dini hari Selasa (21 Juli 2026), cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan hingga berawan tebal pada pagi berikutnya.

Suhu udara di perairan berkisar 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 61–79 persen. Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 5–12 knot dengan hembusan maksimum mencapai 18 knot. Suhu permukaan laut diprakirakan sekitar 29 derajat Celsius.

Gelombang laut diperkirakan tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, yang termasuk kategori rendah hingga sedang. Kecepatan arus laut berkisar 0,67–0,87 knot dengan dominasi arah menuju selatan, kemudian berubah menuju barat daya pada periode berikutnya.

Sumber:

📰 Dikutip dari: BMKG Maritim Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 20 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu udara di Semarang 23,8 derajat Celsius dengan kelembapan 90 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
20 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 11.00–12.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di wilayah pesisir, meski tinggi gelombang di Perairan Semarang–Demak masih tergolong rendah.
18 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 18 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25,1 derajat Celsius dengan kelembapan 84 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
18 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 17 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 24,5 derajat Celsius dengan kelembapan 87 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah pegunungan dan dataran tinggi serta masih terdapat potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan
17 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Waspadai Hujan Ringan dan Risiko Karhutla di Jawa Tengah

TERKINI

DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang mendesak Pemkab Semarang memperketat aktivitas tambang galian C melalui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan, banjir,...
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran memberikan penghargaan kepada PT Gratia Husada Farma dalam kunjungan resmi pada 2 Juli 2026 atas komitmennya mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui Program PIPMP...
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kerusakan jalan menjadi keluhan terbanyak masyarakat Kabupaten Semarang sepanjang Januari–Juni 2026 dengan 49 dari total 217 aduan yang masuk melalui SP4N-LAPOR!, LaporGub Jateng, dan Lapor Bupati Semarang....
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Kejaksaan Negeri Salatiga memusnahkan barang bukti dari 51 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap di SMA Kristen Satya Wacana, Salatiga, Senin (20/7/2026). Kegiatan yang dipimpin Kajari Erik...
Di Balik Lapangan Hijau, Sepak Bola Ajarkan Indahnya Persatuan dan Kebangkitan Ekonomi
Di Balik Lapangan Hijau, Sepak Bola Ajarkan Indahnya Persatuan dan Kebangkitan Ekonomi
Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di Stadion New Jersey. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan gelar dunia kedua...
Muat Lebih

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta