KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang, Pertamina Pasok 200 Liter Cairan Foam untuk Damkar Semarang

Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang, Pertamina Pasok 200 Liter Cairan Foam untuk Damkar Semarang

Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang, Pertamina Pasok 200 Liter Cairan Foam untuk Damkar Semarang

Damkar Kota Semarang terus berupaya memadamkan api di TPA Jatibarang

SEMARANG – Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah dalam membantu penanganan darurat kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang. Pertamina mengirimkan bantuan 200 liter cairan foam (busa pemadam api) tahap awal guna mempercepat proses pemadaman yang telah berlangsung selama beberapa hari.

Bantuan ini diserahkan langsung sebagai respon atas permintaan tambahan cairan pemadam dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Selain memasok bahan pemadam kimia cair tersebut, Pertamina juga menyalurkan bantuan logistik konsumsi untuk menjaga fisik dan stamina para personel Pemadam Kebakaran (Damkar) yang terus bersiaga dan berjibaku di lokasi kebakaran.

Respon Cepat Kondisi Darurat

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyatakan bahwa pasokan foam ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan penuh terhadap Pemkot Semarang dalam mengatasi situasi darurat di TPA Jatibarang yang terbakar sejak Rabu pekan lalu.

“Hari ini kita membantu Pemerintah Kota Semarang. Kita tahu ada kondisi darurat di TPA Jatibarang yang sudah mulai dari Rabu kemarin. Kita yang pertama membantu foam sebanyak 200 liter,” ujar Taufiq saat ditemui di Kantor Kecamatan Semarang Barat, Minggu (4/10/2026).

Pertamina berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan secara berkala guna memastikan kebutuhan cairan pemadam tambahan terpenuhi jika situasi kembali memerlukan tindakan ofensif darurat.

Fokus pada Stamina Petugas

Kebakaran di area tumpukan sampah TPA Jatibarang dikenal menantang karena tingginya konsentrasi gas metana bawah permukaan. Kondisi ini memaksa para personel gabungan bekerja ekstra keras selama berhari-hari untuk melokalisasi bara api.

Menyadari beratnya medan, Pertamina memastikan pasokan makanan dan minuman bergizi mengalir lancar bagi para pejuang pemadam di garda terdepan.

“Kita juga bantu konsumsi untuk para tenaga damkar supaya kondisi fisiknya juga harus diperhatikan, karena sudah berhari-hari,” tambah Taufiq.

Dukungan kolaboratif antara Pertamina, Pemkot Semarang, PDAM, dan instansi terkait diharapkan bisa segera menuntaskan kebakaran bawah permukaan ini secara total demi memulihkan kualitas udara di sekitar Kota Semarang.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]