KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasca Dilantik Sebagai Danramil 04 Bringin, Agung Langsung Anjangsana Kewilayahan

Pasca Dilantik Sebagai Danramil 04 Bringin, Agung Langsung Anjangsana Kewilayahan

Pasca Dilantik Sebagai Danramil 04 Bringin, Agung Langsung Anjangsana Kewilayahan

Danramil 04 Bringin saat perkenalan kepada perwakilan warga desa Nyemoh selasa 20 April 2021

RASIKAFM – 3 hari Pasca dilantik sebagai Komandan Rayon Militer 04 Bringin. Jumat 16 April 2021 lalu, Kapten FX. Agung Kartika Danramil 04 Bringin yang baru langsung lakukan koordinasi dan silaturahmi dengan kades di 2 kecamatan yakni di kecamatan Bringin dan Bancak selasa 20 April 2021.

Dalam kunjungganya di desa Boto kecamatan Bancak kabupaten Semarang didampinggi anggota Babinsa Serda Ansori.

Kepada rasika fm.com Kapten Agung mengatakan kegiatan kunjungan kali ini sebagai langkah awal koordinasi sekaligus silaturahmi kepada pemangku wilayah dalam hal ini kepala desa ” saya menyadari sebagai Danramil baru tentu belum paham potensi desa termasuk permasalahannya apalagi saya membawahi 25 desa yang ada di 2 kecamatan” ungkap Agung kepada media.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=SK-dthTTy0I[/embedyt]

Agung menambahkan jika ia terjun langsung ke desa selain akan memahami karateristik kewilayahan juga paham benar potensi masing masing desa sehingga diharapkan akan ada sinergitas yang positif antara TNI dan desa seperti yang sudah terjalin selama ini.

Danramil 04 Bringin saat perkenalan kepada perwakilan warga desa Nyemoh selasa 20 April 2021

Sementara itu kades Boto kecamatan Bancak H. Sjaichul Hadi S. Pt menyambut positif atas kehadiran Danramil baru diwilayahnya. Bahkan saat terlibat pembicaraan hangat Dirinya sempat memaparkan semua potensi di desa serta segala bentuk permasalahanya “secara umum potensi kerawanan di desa Boto masih bisa diterkendali hanya saja saya khawatir adanya pengangguran karena saat ini banyak warga didesanya yang berprofesi sebagai sopir travel tidak bisa “narik” ditambah larangan Mudik” kata Hadi. Dilain pihak Meski dari desa sudah memberikan BLT DD namun hal itu belum. Banyak membantu.

H. Sjaichul Hadi saat menunjukkan peta kewilayahan desa Boto kepada Danramil 04 Bringin

Berbeda dengan Boto permasalahan yang ada di desa Nyemoh lebih pada petani. “dari sekitar 650 kk warga kami 500 diantaranya adalah petani Kini mereka tengah menderita lantaran sawah dan ladangnya dimakan tikus” kata kades nyemoh Maria Ulfa. (rief)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]