KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kecelakaan Maut Di Gajahmungkur Semarang, Pemotor Meninggal Di Tempat Alami Luka Parah Di Kepala

Kecelakaan Maut Di Gajahmungkur Semarang, Pemotor Meninggal Di Tempat Alami Luka Parah Di Kepala

Kecelakaan Maut Di Gajahmungkur Semarang, Pemotor Meninggal Di Tempat Alami Luka Parah Di Kepala

SEMARANG – Kecelakan maut terjadi di Jalan Letjend S. Parman atau dekat Hotel Neo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang pada Kamis (13/1/2022) sekira pukul 14.15 WIB.

Insiden lalu lintas itu melibatkan dua kendaraan sepeda motor diantaranya Honda Vario warna merah bernomor polisi H-6986-SL yang mengalami kecelakaan dengan Honda Supra X warna hitam bernomor poliai H-2575-MF.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar melalui Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit mengatakan, akibat kejadian tersebut, pemotor vario bernama Arif Hidayatullah (20) warga Karangjati, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang meninggal di lokasi kejadian akibat mengalami luka parah pada kepala dan patah tulang di bagian tangan kiri.

“Setelah dinyatakan meninggal, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut,” ujar Sigit usai melakukan evakuasi.

Sigit menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban melaju dari arah timur (Taman Diponegoro) menuju kearah barat (Dr. Sutomo). Karena diduga kurang waspada pandangan dan tidak menjaga jarak aman saat berkendara, lalu menabrak pemotor lainnya bernama Aditya (20) warga Gajahmungkur Kota Semarang yang melaju searah di depannya.

“Korban satu selamat namun mengalami luka ringan dan kini sudah mendapatkan perawatah oleh tim medis,” paparnya.

Usai kejadian, Honda Vario mengalami kerusakan pada bodi depan penyok sedangkan Honda Supra X rusak pada bodi belakang tergores dan bodi depan ringsek.

“Rugi materiil mencapai Rp. 2 juta,” tuturnya.

Disisi lain, Sigit juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan aktivitas khususnya berkendara untuk berhati-hati dan mematuhi peraturan berlalu lintas agar meminimalisir angka kecelakaan di Kota Semarang.

“Musibah tidak bisa di prediksi sehingga kita harus mematuhi peraturan khususnya berlalu lintas,” imbuhnya.

Dalam pantauan, proses evakusi jenazah korban dibantu oleh personil dari Satlantas Polrestabes Semarang bersama Relawan Kota Semarang menggunakan mobil ambulance.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]