KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tim SAR Evakuasi Jasad Warga Pati yang Terjun ke Sumur

Tim SAR Evakuasi Jasad Warga Pati yang Terjun ke Sumur

Tim SAR Evakuasi Jasad Warga Pati yang Terjun ke Sumur

SEMARANG – Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad seorang warga asal Kabupaten Pati yang ditemukn meninggal dunia di dalam sumur pada Senin (24/10/2022) dini hari.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menerangkan, korban yang bernama Puryanto warga Desa Boto RT 1 RW 1, Kecamatan Jaken ini diduga sengaja mengakhiri hidupnya dengan melompat ke dalam sumur pada Minggu (23/10/2022).

Heru menjelaskan, sebelum kejadian, sekitar pukul 18.45 WIB pria berusia 41 tahun itu keluar rumah, lalu pada pukul 19.15 WIB, keluarga mencari keberadaannya hanya ditemukan sandal milik Purnyanto di sekitar sumur.

“Kemudian keluarga melihat kaki kepala dan badan mengapung didalam sumur. Diduga korban sengaja mengakiri hidupnya dengan loncat ke dalam sumur,” ujar Heru.

Selanjutnya, Tim SAR menerima informasi tersebut pukul 01.10 WIB dari Camat tentang adanya orang yang meninggal di sumur. Mendapat laporan tersebut, kemudian Basarnas memberangkatkan 1 tim rescue Basarnas unit Siaga Rembang disertai alat utama (alur) SAR vertikal.

“Upaya pertolongan tim SAR gabungan dengan metode lowering 1 orang rescuer turun dengan tali untuk mengikat tubuh korban,” jelasnya.

“Untuk menarik korban menggunakan motode lifting diketahui kedalam sumur kurang lebih 17 meter lebar mencapai 1,5 meter,” tambahnya.

Alhasil korban berhasil dievakuasi dan jasadnya dibawa langsung ke rumah duka untuk proses pemakaman. Setelah evakuasi selesai, tim SAR yang terlibat kembali kesatuannya masinga-masing.

“Pukul 03.50 WIB Tim gabungan berhasil mengevakusi korban dalam keadaan meinggal dunia,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]