KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Libur Akhir Tahun, Bupati Semarang Minta Pengamanan Ekstra di Kawasan Wisata

Libur Akhir Tahun, Bupati Semarang Minta Pengamanan Ekstra di Kawasan Wisata

Libur Akhir Tahun, Bupati Semarang Minta Pengamanan Ekstra di Kawasan Wisata

Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto: Win)
Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto: Win)

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sejumlah daya tarik wisata (DTW) yang ada di Kabupaten Semarang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung dari dalam maupun luar daerah yang akan mengisi liburan akhir tahun mereka.

Sebagai langkah antisipasi, Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, telah menyiapkan beberapa persiapan agar aktivitas liburan di wilayah kabupaten Semarang tetap lancar, aman dan berkeselamatan. Di antaranya adalah kelancaran jalur wisata serta keamanan wahana wisatanya.

“Libur akhir tahun ini bertepatan dengan liburan sekolah sehingga volume kendaraan di jalur menuju tempat wisata diperkirakan juga akan melonjak. Tentunya, ini akan sangat berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya di Ungaran, Senin (26/12/2022).

Di sisi lain, lanjut Ngesti, masyarakat diharapkan juga lebih berhati- hati dan tidak berperilaku yang dapat membahayakan diri dan orang lain, pada saat berkendara. Selain itu juga memastikan seluruh sarana prasarana yang akan digunakan untuk angkutan liburan akhir tahun serta wahana wisata betul-betul siap dan layak untuk digunakan.

“Sehingga tercipta suasana liburan yang aman dan berkeselamatan,” tegasnya.

Kepada seluruh pengelola wisata, Ngesti juga mengimbau untuk mempersiapkannya dengan baik. Berbagai wahana permainan, sarana pendukung keselamatan khususnya pada wisata air harus dipastikan dapat berfungsi dengan baik pada saat para pengunjung tempat wisata yang dikelola meningkat. Sehingga kegiatan wisata di kawasan yang dikelolanya juga dapat berlangsung dengan aman meski jumlah pengunjung meningkat.

“Mudah- mudahan, selama libur akhir tahun nanti di Kabupaten Semarang juga tidak ada bencana alam,” sambungnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Heru Subroto menekankan kepada pengelola wisata khususnya wisata air untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan. Apalagi kondisi cuaca pada bulan Desember ini yang cenderung ekstrem dengan curah hujan tinggi.

“Kita ambil contoh perahu wisata dan wahana jetski di Bukit Cinta, yang namanya jaket pelampung wajib ada dan dikenakan,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang terkait dengan lalu lintas perairan sebagai antisipasi dari potensi kecelakaan air. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]