KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

200 Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang Terima Sertifikat Halal Gratis

200 Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang Terima Sertifikat Halal Gratis

200 Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang Terima Sertifikat Halal Gratis

Sebanyak 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang menerima sertifikat halal secara gratis melalui fasilitasi dari Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Walisongo Halal Center (WHC) UIN Walisongo Semarang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan bahwa sertifikasi halal ini bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Semarang, dengan harapan produk UMKM dapat semakin berkembang dan diakui oleh masyarakat luas.
Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan secara simbolis sertifikat halal kepada pelaku UMKM di kompleks PLUT, Tuntang, Kamis (28/12/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang menerima sertifikat halal secara gratis. Sertifikasi ini difasilitasi oleh Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Walisongo Halal Center (WHC) UIN Walisongo Semarang.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengungkapkan, sertifikasi halal ini dimaksudkan untuk membantu pengembangan UMKM yang ada di Kabupaten Semarang.

“Harapannya, dengan jaminan halal ini produk UMKM semakin berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Ngesti dalam acara penyerahan sertifikat halal kepada pelaku UMKM di kompleks Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (28/12/2023).

Ngesti juga mengapresiasi atas cepatnya proses sertifikasi halal ini. Jika biasanya bisa membutuhkan waktu hingga tiga bulan, namun kali ini cukup dalam waktu satu bulan saja.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada WHC UIN Walisongo Semarang. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik demi pengembangan dunia UMKM,” harapnya.

Sementara Direktur WHC UIN Walisongo Semarang Malikhatul Hidayah menyampaikan, sebagai lembaga terkemuka dalam studi dan penelitian halal, WHC UIN Walisongo berkomitmen untuk berkontribusi dalam industri halal global dengan berbagi keahlian dan pengetahuannya.

“Tujuan kami adalah untuk berkontribusi dalam pengembangan standar halal global yang mempromosikan integritas, transparansi, dan pengakuan saling-menyaling,” ujarnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]