KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Antisipasi Adanya Tindakan Nakal Saat Nataru, Seratus Jukir di Kota Salatiga Ikuti Apel Bersama di Dinas Perhubungan

Antisipasi Adanya Tindakan Nakal Saat Nataru, Seratus Jukir di Kota Salatiga Ikuti Apel Bersama di Dinas Perhubungan

Antisipasi Adanya Tindakan Nakal Saat Nataru, Seratus Jukir di Kota Salatiga Ikuti Apel Bersama di Dinas Perhubungan

RASIKAFM.COM SALATIGA – Sekitar 100 juru parkir (jukir) di Kota Salatiga di kumpulkan Dinas Perhubungan Salatiga untuk antisipasi adanya tindakan nakal oknum jukir yang menaikan tarif parkir pada momen hari besar.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga Sri Satuti mengatakan para jukir ini tidak diperkenan untuk menaikan tarif jasa parkir. Sebab harus mematuhi undang-undang yang berlaku. Walaupun pada kesempatan hari raya natal dan tahun baru. Jika ada jukir yang tetap nekat menaikan tarif pihaknya akan memberikan sanksi.

“Kita akan panggil dan akan kita kenakan sanksi. Ini sudah masuk dalam tindak pungutan liar diluar ketentuan yang diberikan pemerintah melalui dinas perhubungan,” terang Satuti Kamis (22/12/2022).

Dijelaskan tarif parkir di Kota Salatiga, kata Satuti, sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2011 tentang Parkir di Tepi Jalan Umum. Tarif parkir sepeda motor senilai Rp1.000, mobil roda empat Rp2.000 dan truk Rp3.000.

Satuti mengaku saat ini ada 380-an juru parkir di Salatiga. Namun pihaknya hari ini hanya mengumpulkan 100-an jukir. Nantinya secara getok tular apa yang menjadi pesan Dishub bisa di sampaikan oleh jukir yang lain. Selain itu pengumpulan jukir ini juga sebagai perhatian untuk jukir agar bisa membantu masyarakat kaitannya dengan kondusifitas lalu lintas.

“Pengumpulan juru parkir ini dikumpulkan dalam rangka Nataru. Juru parkir ini juga harus membantu kenyamanan, kelancaran, dan keselamatan pengguna jalan,” tandas Satuti.

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
[pekok2]