KAWAN PEMANDU JALAN

Nekad Nyaleg, Tukang Sablon di Salatiga ini Janji akan Serahkan Gaji ke Rakyat jika Terpilih

Hari Santoso, seorang tukang sablon yang tinggal di Jalan Perkutut Klaseman Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, dengan penghasilan rata-rata Rp 3 juta per bulan, memutuskan untuk terjun ke dunia politik sebagai calon legislatif DPRD Kota Salatiga dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil Sidomukti nomor urut 1.

Hari Santoso, seorang tukang sablon yang tinggal di Jalan Perkutut Klaseman Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, dengan penghasilan rata-rata Rp 3 juta per bulan, memutuskan untuk terjun ke dunia politik sebagai calon legislatif DPRD Kota Salatiga dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil Sidomukti nomor urut 1.

Bawaslu Salatiga ajak Aktivis Mahasiswa Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Partisipatif

Puluhan orang dari berbagai elemen seperti Kampung Anti Politik Uang (APU), Kampung Awas, Saka, JPPR, PMKRI, GMP, Pemuda Pancasila, Ansor, Pemuda Muhammadiyah, BEM UIN, BEM UKSW, BEM AMA, GMNI, HMI, PMII, dan GMKI, hadir dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang diadakan oleh Bawaslu Kota Salatiga, pada Senin, 29 Januari 2024, di Hotel Laras Asri.

Puluhan orang dari berbagai elemen seperti Kampung Anti Politik Uang (APU), Kampung Awas, Saka, JPPR, PMKRI, GMP, Pemuda Pancasila, Ansor, Pemuda Muhammadiyah, BEM UIN, BEM UKSW, BEM AMA, GMNI, HMI, PMII, dan GMKI, hadir dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang diadakan oleh Bawaslu Kota Salatiga, pada Senin, 29 Januari 2024, di Hotel Laras Asri.

Dibalik Viralnya Pembegalan, Kasus Tawuran Kelompok di Salatiga Terkuak

Polres Salatiga mengungkap fakta baru terkait kejadian pencurian dengan kekerasan yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Penyelidikan intensif oleh Tim Opsnal Sat Reskrim mengungkap bahwa korban, yang awalnya melaporkan dirinya sebagai korban begal, ternyata merupakan bagian dari kelompok Kali Buket Takkan Mundur (KBTM) yang terlibat dalam tawuran di perempatan Salib Putih dengan sekelompok pemuda lainnya.

Polres Salatiga mengungkap fakta baru terkait kejadian pencurian dengan kekerasan yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Penyelidikan intensif oleh Tim Opsnal Sat Reskrim mengungkap bahwa korban, yang awalnya melaporkan dirinya sebagai korban begal, ternyata merupakan bagian dari kelompok Kali Buket Takkan Mundur (KBTM) yang terlibat dalam tawuran di perempatan Salib Putih dengan sekelompok pemuda lainnya.

Polisi Salatiga Langsung Buru Begal yang Rampas dan Bacok Korbannya di JLS

Polres Salatiga telah merespons serius terkait kejadian begal di JLS Salatiga pada Jumat (26/1/2024) dini hari. Satuan Reskrim Polres Salatiga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berupaya mencari bukti serta saksi terkait insiden ini. Kasi Humas Iptu Henri Widyoriani menjelaskan bahwa kejadian ini merupakan kasus pencurian dengan kekerasan yang diatur dalam unsur pasal 365 KUHPidana.

Polres Salatiga telah merespons serius terkait kejadian begal di JLS Salatiga pada Jumat (26/1/2024) dini hari. Satuan Reskrim Polres Salatiga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berupaya mencari bukti serta saksi terkait insiden ini. Kasi Humas Iptu Henri Widyoriani menjelaskan bahwa kejadian ini merupakan kasus pencurian dengan kekerasan yang diatur dalam unsur pasal 365 KUHPidana.

Camat Tengaran Harapkan Gelanggang Pacuan Kuda di Tegalwaton Jadi Magnet Destinasi Wisata di Wilayah Selatan

Camat Tengaran, Sri Sulistyorini, berharap Gelanggang Pacuan Kuda di Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, menjadi magnet destinasi wisata di wilayah selatan. Gelanggang tersebut telah menjadi tempat pacuan kuda terbesar di Jawa Tengah, menarik pengunjung tidak hanya dari Tengaran dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai wilayah Indonesia.

Camat Tengaran, Sri Sulistyorini, berharap Gelanggang Pacuan Kuda di Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, menjadi magnet destinasi wisata di wilayah selatan. Gelanggang tersebut telah menjadi tempat pacuan kuda terbesar di Jawa Tengah, menarik pengunjung tidak hanya dari Tengaran dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai wilayah Indonesia.