KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lukman Fahmi Gelar Sosialisasi di Sarirejo, “Coblos dengan Memakai Alat yang Ada”

Lukman Fahmi Gelar Sosialisasi di Sarirejo, “Coblos dengan Memakai Alat yang Ada”

Lukman Fahmi Gelar Sosialisasi di Sarirejo, “Coblos dengan Memakai Alat yang Ada”

Bawaslu Kota Salatiga menyelenggarakan sosialisasi tentang bahaya politik uang di balai RW IX Sarirejo, Sidorejo Salatiga pada sore tanggal 23 Januari 2024. Sosialisasi yang dihadiri sekitar 50 orang dari kelompok pekerja karaoke RW IX Sarirejo berlangsung santai dan dialogis.
Foto dok IST
Lukman Fahmi Bawaslu Kota Salatiga (baju putih depan) saat melaksanakan sosialisasi di balai RW IX Sarirejo, Sidorejo Salatiga. 

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sosialisasi itu diberikan oleh Lukman Fahmi Kordinator Devisi Hukum Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Salatiga tersebut dilaksanakan di balai RW IX Sarirejo, Sidorejo Salatiga. (23.1.2024) sore.

Sosialisasi berlangsung santai dan dialogis, seperti halnya saat penyampaian tema tolak politik uang.
Sosialisasi diikuti sekira 50 orang dari kelompok marjinal pekerja karaoke RW IX Sarirejo.
Saat ditanya pemateri terkait sebenarnya yang membayar itu yang nyoblos atau yang dicoblos, peserta rata-rata menjawab yang nyoblos yang bayar.

Selanjutnya bahasan bahaya dan larangan politik uang dikupas detail hingga sanksi pidana juga disampaikan.

Fahmi mendorong agar segenap peserta mau menggunakan hal pilihnya meski hanya terakomodir satu surat suara.

Fahmi berharap dalam mengunakan hak suara dengan mencoblos memakai alat yang ada. Jangan karena ingin sensasi, surat suara yang telah dicoblos dicium sehingga meninggalkan bekas lipstick.

“Jangan juga membawa pulang surat suara, karena ingin mengoleksinya”. Pesan Lukman Fahmi.

Peserta sosialisasi di balai RW IX Sarirejo, Sidorejo Salatiga.  Foto dok IST

Sementara itu diketahui ratusan penghuni kompleks wisata karaoke Sarirejo tidak memiliki KTP Kota Salatiga. Mereka masih beralamat ditempat asalnya.

Sehingga ada kemungkinan mereka tidak akan menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif mendatang jika beda daerah pemilihannya.

Hal itu diungkapkan Lukas, tokoh warga setempat disela pelaksanaan sosialisasi Pendidikan Politik oleh Bawaslu Kota Salatiga.

“Setidaknya yang pekerja pria ada 100an dan yang wanita bisa mencapai 300an. Kita juga tidak tahu, apakah mereka akan pulang saat coblosan atau tidak,” jelas Lukas.

Hal itu juga menunggu instruksi Dinas Pariwisata setempat, terkait hari operasional di masa pemilu.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]