URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pemerintah Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menetapkan program pengembangan ekonomi desa sebagai fokus utama tahun 2024 untuk menangani angka stunting, kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan ketahanan pangan. Kepala Desa Kesongo, Supriyadi, mengungkapkan kepada rasikafm.com bahwa program tersebut melibatkan seluruh masyarakat desa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemdes Kesongo Tuntang Gandeng Masyarakat, Sukseskan Program Ekonomi Hijau

Pemdes Kesongo Tuntang Gandeng Masyarakat, Sukseskan Program Ekonomi Hijau

Pemdes Kesongo Tuntang Gandeng Masyarakat, Sukseskan Program Ekonomi Hijau

Warga dan pemuda di Desa Kesongo, bersama Sekretaris Desa Kesongo, Dendi Sarwo Edi saat pemantauan di tempat pengolahan sampah di TPS3R .

Foto Arief Rasika

Warga dan pemuda di Desa Kesongo, bersama Sekretaris Desa Kesongo, Dendi Sarwo Edi saat pemantauan di tempat pengolahan sampah di TPS3R .
Featured Image

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Pemerintah desa Kesongo, kecamatan Tuntang kabupaten Semarang, mencanangkan pengembangan ekonomi desa, guna menekan angka stunting, kemiskinan ekstrem, serta membuat ketahanan pangan di desa tersebut menjadi lebih baik lagi di tahun 2024 ini.

Kepada rasikafm.com Kepala Desa Kesongo, Supriyadi menyebut jika di tahun 2024 ini Pemdes mulai membuat program pengembangan ekonomi desa dengan melibatkan semua unsur masyarakat didalamnya.

“Dalam program tersebut ada tiga hal yang kami canangkan mulai tahun 2024 ini, diantaranya yakni Green Economy Serculair, Integreted Farming, dan juga Pengembangan UMKM atau Ekonomi Kreatif. Satu diantaranya yang saat ini sudah kami jalankan yakni soal program ekonomi hijau, dimana ini kami fokuskan pada pengelolah sampah menjadi satu produk yang memiliki nilai ekonomi di TPS3R di Desa Kesongo ini,” ungkap Supriyadi, Senin (29/1/2024).

Supriyadi menjelaskan soal konsep program ekonomi hijau di Desa Kesongo tersebut diawali dengan pengolahan sampah dari rumah tangga yang ada di masing-masing rumah warga di desa tersebut.

“Sampah rumah tangga ini yang ada di tiap-tiap rumah warga kami ambil setiap harinya, lalu nanti kita bawa ke TPS3R di desa kami, dipilah antara sampah organik dan sampah anorganik. digunakan sendiri pada lahan pertanian yang ada di masing-masing masyarakat, atau dijual,” jelasnya.

Menurut Supriyadi jika nantinya mesin pengolah sampah plastik sudah ada di Desa Kesongo, maka Pemdes Kesongo berencana anak membuat paving block dan BBM dari limbah plastik tersebut.

“Kompos ini ada yang sebagian kami bagikan ke warga, modelnya bantuan diberikan ke warga untuk digunakan menanam aneka tanaman sayur dan tanaman obat herbal, selain goals-nya nanti hasil tanaman sayur dan obat herbal ini untuk menambah gizi keluarga, juga mampu menjadi ladang penghasilan masyarakat di desa kami, karena hasil panennya melimpah. Artinya, pupuknya tidak usah beli, karena sudah ada bantuan dari kami melalui proses pengolahan sampah organik tadi,” ungkap mantan Guru berprestasi ini

Kades Kesongo Supriyadi (Foto Arief rasika)

Ia mengaku, sebenarnya beberapa program tersebut, khususnya Bank Sampah sudah pernah dijalankan beberapa tahun lalu, tapi karena pandemi Covid-19, program Bank Sampah itu terhenti.

“Pernah kita jalankan, untuk Bank Sampah ini, tapi karena Covid-19 jadi terhenti dan perekonomian kita jatuh. Dan sekarang kita berusaha bangun lagi, dengan memperdayakan masyarakat yang ada di desa kami, mulai anak anak muda, ibu-ibu, serta bapak-bapak disini semua ikut serta dalam progam pengembangan ekonomi desa kami ini,” terang Supriyadi.

 

BACA JUGA :

DPW PKS Jawa Tengah menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang dalam rangka program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026). Dari sekitar 800 paket daging yang dihasilkan dari penyembelihan lima sapi dan satu kambing, sebanyak 25 paket diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya memperkuat harmoni serta persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.
Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00 WIB, angkringan ini menawarkan nasi bakar, ayam gongso, aneka sate, area parkir luas, serta suasana nyaman dengan harga terjangkau untuk berbagai kalangan pengunjung.
Cerdik Baca Peluang di JLS, Kafi Raup Cuan Buka Angkringan Godong Lumbu
Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00...
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Selasa (2/6/2026) antara pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir yang rentan, terutama saat aktivitas pelabuhan dan nelayan berlangsung.
02 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Selasa (2/6/2026) antara pukul 09.00 hingga 14.00 WIB...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 2 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara lokal di kawasan pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
02 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi di Kawasan Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 2 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan sepanjang hari. Suhu...
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA)...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 26–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah Jawa Tengah bagian timur pada sore hingga awal malam.
01 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Lokal Berpotensi di Wilayah Timur
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved