KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan memberikan keterangan solah hutang RSUD Foto Arief Rasika

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soebarkat Tjitrodarmodjo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, saat ini memiliki piutang sebesar Rp2,5 miliar yang berasal dari pasien titipan pejabat pada masa lalu dan hingga kini belum terselesaikan.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, mengungkapkan persoalan tersebut sudah berlangsung sejak 2010. Menurut dia, praktik yang terjadi saat itu berupa pasien yang dirawat dengan status layanan mandiri tetapi masuk melalui rekomendasi atau titipan sejumlah pejabat.

“Jadi ada misalnya pejabat apa gitu titip (pasien dirawat di RSUD), ini tetangganya atau apa. Nitip ini kan tanda kutip, misalnya titipan dari si A, (pasien) pulang itu tidak ditagihkan ke pasien yang bersangkutan. Yang si A ini kan ya nggak mau bayar kan?” ujar Robby kepada Rasika FM, Selasa (26/5/2026).

Menurut Robby, praktik tersebut membuat rumah sakit kesulitan melakukan penagihan karena administrasi pembayaran tidak pernah diselesaikan dengan jelas sejak awal.

Ia menegaskan sistem seperti itu tidak boleh lagi terjadi. Titip pasien, menurutnya, bukan persoalan selama mekanisme tanggung jawab pembayaran ditetapkan secara terang sejak awal.

“Bukan berarti nitip itu harus dibayarin, kan enggak. Nah ini yang sampai sekarang jadi kendala dan susah untuk ditagih. Karena hanya ada tulisan titipan A dan titipan B. Mereka (yang nitip) kan juga nggak mau kalau ditagih,” jelasnya.

Robby menjelaskan pasien-pasien tersebut tidak tercatat sebagai peserta BPJS karena menggunakan layanan mandiri selama menjalani perawatan. Artinya, secara administrasi tagihan seharusnya menjadi tanggung jawab pasien, tetapi dalam praktiknya pembayaran tidak pernah tertuntaskan.

Karena persoalan itu sudah berjalan lebih dari satu dekade, Pemkot Salatiga kini membuka opsi penyelesaian melalui mekanisme penghapusan piutang agar tidak terus menjadi beban keuangan rumah sakit.

“Untuk skemanya memungkinkan bisa dilakukan penghapusan piutang tersebut sehingga tidak menjadi beban RSUD lagi,” katanya.

Robby saat diwawancara Rasika

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
[pekok2]