URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Foto: dok./ Diknas
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Seorang siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, berhasil meraih nilai sempurna pada dua mata pelajaran dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 dan menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga 2026.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Kota Salatiga. Di tengah ribuan peserta yang mengikuti TKA tahun ini, Kiandra mampu menunjukkan kemampuan akademiknya secara konsisten dengan meraih nilai 100 untuk Matematika dan Bahasa Indonesia.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Mudjiati, mengatakan prestasi tersebut menunjukkan kualitas pendidikan dasar di Salatiga yang terus berkembang.

“Untuk jenjang SD, proses penginputan data memang masih berlangsung. Namun sementara ini sudah dapat diketahui bahwa terdapat satu siswa yang memperoleh nilai rata-rata sempurna pada dua mata pelajaran, yaitu Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri Salatiga 6,” ujarnya.

Menurut Mudjiati, capaian Kiandra menjadi istimewa karena nilai sempurna pada TKA tidak mudah diraih.

Secara nasional, hanya 814 siswa SD yang memperoleh nilai 100 Matematika dan 4.509 siswa yang meraih nilai 100 Bahasa Indonesia.

Di Kota Salatiga sendiri, hanya ada dua siswa yang mendapatkan nilai sempurna Matematika, yakni dari SD Negeri Salatiga 6 dan SD Muhammadiyah Plus. Sementara untuk Bahasa Indonesia terdapat 13 siswa yang berhasil memperoleh nilai 100.

Mudjiati menjelaskan TKA hadir sebagai instrumen untuk memberikan gambaran capaian akademik siswa secara terstandar.

Hasilnya dapat menjadi acuan yang lebih objektif dibandingkan hanya mengandalkan nilai rapor dari masing-masing sekolah.

“TKA merupakan indikator keberhasilan belajar siswa pada aspek kognitif atau pengetahuan. Namun demikian, keberhasilan belajar tidak hanya diukur dari nilai akademik. Masih ada aspek karakter dan keterampilan yang juga penting untuk dikembangkan,” katanya.

Tahun ini, seluruh sekolah dasar dan menengah pertama di Kota Salatiga berpartisipasi dalam TKA.

Sebanyak 111 sekolah mengikuti pelaksanaan TKA dengan tingkat partisipasi siswa mencapai 99,59 persen atau 6.012 peserta.

Prestasi Kiandra diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus bersemangat belajar dan mengembangkan potensi diri.

Di balik angka sempurna yang diraihnya, tersimpan kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan dari keluarga dan sekolah yang mengantarkannya menjadi salah satu pelajar terbaik di Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon